logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 02 Desember 2006 KEDU & DIY
Line

Kecenderungan Warna 2007 Cerah

MESKI tahun 2007 masih sebulan lagi, tanda-tanda atau tren gaun ataupun warna 2007 sudah mulai tampak. Semua itu dapat dilihat dari penampilan para perancang mode yang memamerkan hasil karyanya pada peragaan busana bertajuk Jogja Fashion Week yang digelar di Ambarrukmo Plaza, Kamis (30/11) malam.

Dalam peragaan tersebut, para perancang muda asal Jateng dan Yogyakarta mencoba menawarkan berbagai mode yang cukup menawan dan menarik dipandang mata. Warna-warna cerah sepertinya masih tampak dominan, walau di bagian lain dibalut warna kontras seperti krem atau cokelat.

Suasana demikian nyaris sempurna, ketika gaun dan make-up yang dikenakan para peragawati sangat serasi. Kebetulan tren warna make-up 2007 hampir sama yakni cerah, sehingga menambah gaun serta para peragawati tampak anggun melenggak-lenggok di atas catwalk.

Peragaan busana yang disaksikan ratusan pengunjung Ambarrukmo Plaza tersebut cukup menarik. Apalagi, selain menawarkan mode di tahun 2007 juga menawarkan warna-warna make-up yang diperkirakan bakal ngetren di tahun 2007.

''Melihat yang ditawarkan, sepertinya tren warna 2007 masih dominan warna cerah,'' kata Ichwan Satya Dharma, Regional Sales & Promotion Manager didampingi Susi Ramayanti, Field Promotion Spv Martha Tilaar kepada Suara Merdeka di sela-sela menyaksikan peragaan tersebut.

Warna-warna yang ditawarkan dalam peragaan busana ini, dengan ditambah perpaduan warna make-up serta warna busana yang ditawarkan makin menjadikan penampilan mereka indah dan romantis.

Untuk menyelaraskan dengan penampilan para remaja putri dan ibu-ibu yang selalu tampil trendy, maka Sariayu Martha Tilaar mengeluarkan tren warna 2007 yang bernuansa cerah.

Budaya alam yang indah dan kekentalan fashion di Yogyakarta, tambah Ichwan Satya Dharma, dengan dipadu tren warna dunia maka Sariayu meluncurkan tren warna 2007. ''Tren warna 2007 yang kami tawarkan ada dua macam, geulis dan maribaya,'' lanjut Ichwan menjelaskan.

Tersirat

Geulis, kata Ichwan didampingi Susi Ramayanti, artinya cantik dalam bahasa Sunda. Nama geulis juga biasa dipadankan dalam penyebutan kelom geulis atau payung geulis khas Tasikmalaya. Dinamika warna-warna inilah tersirat dalam empat warna pemulas mata seri geulis.

Maribaya, katanya, terinspirasi oleh keindahan objek wisata di Bandung Utara dengan pemandangan pegunungan, air terjun, sumber air panas dan belerang yang terkenal.

''Semua warna yang kami tawarkan untuk tren warna 2007 berwana cerah,'' katanya. (Sugiarto-39d)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA