| Sabtu, 02 Desember 2006 | INTERNASIONAL |
RI-Korsel Kerja Sama NuklirJAKARTA - Presiden Korea Selatan Roh Moo-hyun, Senin lusa, akan menandatangani kerja sama energi nuklir dengan Indonesia, kata juru bicara masalah luar negeri Indonesia. Roh dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga akan membahas kerja sama minyak dan gas, meski tidak ada rencana untuk menandatangani kesepakatan khusus, jelas juru bicara Desra Percaya kepada wartawan. Ditanya apakah Korea Selatan akan membantu membangun reaktor nuklir pertama Indonesia, Percaya mengatakan pada brifing mingguan kemarin, ''Nota kesepahaman tidak mencakup banyak spesifikasi seperti pembangunan instalasi nuklir.'' ''Kerja sama itu mencakup isu-isu seperti transfer teknologi dan pengetahuan tentang prosedur keamanan,'' tambahnya. PLTN merupakan sumber utama energi di Korea Selatan, yang mengimpor seluruh minyak dan gas cairnya. Menurut Asosiasi Nuklir Dunia yang berbasis di London, Korsel saat ini memiliki 20 reaktor nuklir untuk suplay 40 persen energi listrik negara itu. Indonesia ingin memanfaatkan secara optimal sumber-sumber energinya dan telah mempertimbangkan opsi tenaga nuklir. Korsel merupakan pembeli utama gas alam cair dari Indonesia. (rtr-niek-26) |