logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 02 Desember 2006 EKONOMI
Line

Pertamina Tambah Suplai Minyak Tanah

SEMARANG- Pertamina Unit Pemasaran (UPMS) IV menambah suplai pasokan minyak tanah 7 tangki, dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter, untuk Kota Semarang dan Kendal.

Penambahan tersebut sebagai upaya proaktif yang bersifat kasuistik dan didistribusikan ke daerah yang dinilai rawan kekurangan pasokan minyak tanah.

Humas Pertamina UMPS IV, Winarto, mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Pemda dan Hiswana Migas untuk melakukan antisipasi dini agar masyarakat tidak kesulitan mencari stok minyak tanah, seperti halnya yang terjadi di Jakarta akhir-akhir ini.

''Stok minyak tanah di Jateng-DIY tercukupi sesuai kebutuhan. Meski demikian kami akan terus mengawasi daerah-daerah yang rawan kelangkaan,'' katanya Jumat (1/12).

Untuk daerah Pantura, seperti Tegal, Pekalongan; dan Sragen yang selama ini sering mengalami kelangkaan minyak tanah, memang belum ditemukan solusi yang baik.

Di daerah tersebut minyak tanah banyak terserap oleh kalangan nelayan yang dipergunakan untuk melaut dan petani untuk pengairan sawah.

Meski penyebab utama kelangkaan di daerah itu sudah diketahui, tidak berarti penggunaan tersebut bisa segera dicegah. Oleh karenanya, kebutuhan yang seharusnya untuk konsumsi rumah tangga menjadi berkurang. Upaya yang telah dilakukan untuk mengatasinya yaitu dengan penetrasi pasar yang membidik konsumen rumah tangga dan usaha kecil.

Dijual ke Industri

Pengamat ekonomi Indef Fadhil Hasan mengatakan Pertamina harus bertindak tegas terhadap pengelolaan distribusi minyak tanah supaya tidak bocor lagi dan tidak dijual ke industri. ''Manajemen Pertamina harus ditata dengan baik supaya kelangkaan tidak lagi terjadi,'' tambah Fadhil.

Dia meminta kepada Pertamina untuk melakukan koreksi terkait dengan adanya pengurangan kuota minyak tanah secara nasional. Dari 10,5 juta kilo liter menjadi 9,9 juta kilo liter.

Kelangkaan minyak tanah, seharusnya tidak perlu terjadi apabila Pertamina mau bersikap terbuka dan tidak menutipi sesuatu. (H22,H27-59,49)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA