logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 02 Desember 2006 EKONOMI
Line

Menghadapi Masuknya Ritel Asing

Peritel Lokal Terus Berbenah

SEMARANG-Pelaku usaha ritel di Jateng kini terus berbenah menghadapi masuknya peritel asing yang diperkirakan marak pada tahun depan. Selain soal harga, peritel lokal kini mulai memperhatikan tampilan agar bisa semakin menarik konsumen loyal.

''Masuknya peritel asing memang tidak bisa dihindari. Oleh sebab itu mau tidak mau kita harus bersiap,'' ungkap Nurcahyo, Store Manager Sri Ratu Peterongan, kemarin.

Supermarket pertama di Semarang itu, sejak pertengahan tahun ini merenovasi beberapa bagian dalam bangunan. Di antaranya lebih diperluas dan melakukan penataan ulang pada setting untuk gerai ware house, fashion dan stan kebutuhan rumah tangga. Selain itu, tampilan luar Sri Ratu Peterongan juga akan diganti pada pertengahan 2007.

''Ini merupakan bagian dari antisipasi masuknya peritel asing,'' jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan mengubah konsep dari lima lantai menjadi tiga lantai. Lantai 1 untuk supermarket dan hall pamer, lantai 2 khusus fashion. Lantai 3 disewakan untuk tenant berbagai macam produk.

Menurut pendapat dia, di tengah ketatnya persaingan bisnis eceran ini, peritel lokal masih diuntungkan dengan loyalitas konsumen. Buktinya, meski beberapa tahun lalu peritel asing sudah masuk tetapi belum sepenuhnya menarik konsumen untuk beralih.

''Untuk menjaga loyalitas itu, kami juga akan menerapkan strategi harga murah,'' tandasnya.

Mengenai jumlah pengunjung, Nurcahyo menyatakan menjelang akhir tahun ini diperkirakan akan meningkat 30% dibanding hari normal. Peningkatan ini disebabkan banyak masyarakat berbelanja terutama untuk fashion dan kebutuhan rumah tangga. ''Seperti biasa kami juga akan menambah stok yang kami perkirakan bisa mencukupi.''

Sementara terkait dengan perubahan konsep ini, Sri Ratu menggelar cuci gudang mulai 29 November-9 Desember 2006 untuk departement store.(H22, G2-59)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA