logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 01 Desember 2006 OLAHRAGA
Line

PERNIK

Tidur di Kapal New Flamingo

DOHA - Ketika para atlet dan ofisial menginap di Perkampungan Atlet, tim manajer cabang angkat besi Syapriadi Cut Ali tidur di ''New Flamingo'' sejak tiba di Doha hingga pertandingan usai. Ia tidak sendirian, ada sembilan orang ofisial dari Indonesia yang menginap di kapal itu, karena ketiadaan tempat di perkampungan atlet.

''Di antara ofisial Indonesia yang tinggal di kapal itu terdapat Nyoman Sukesna, manajer tim voli pantai serta rekan dari cabang judo. Yang lain saya lupa,'' kata Syapriadi.

Selain ''New Flamingo'', kapal ''Monalisa'' pun bersandar di pantai Doha serta satu kapal lain yang Syafriadi lupa namanya. Ia mengatakan, penjagaan ke dalam dan keluar kapal itu amat ketat, sehingga bila tidak dengan ijin khusus tampaknya tidak mungkin meninjau ke atas kapal. ''Tinggal di 'New Flamingo' sih enak, tetapi jadi tidak bisa berdekatan terus dengan para atlet,'' kata Syapriadi. (ant-28)

Ganti Nama untuk Peruntungan

DOHA - Ternyata ganti nama untuk mencari peruntungan baik tidak hanya terjadi di Indonesia saja. Pebulutangkis putra Thailand Thirayu Laohathaimongkol mengganti namanya menjadi Poompat Sapkulchananart atas saran sang bunda agar prestasinya lebih mengkilap.

''Ibu saya memutuskan untuk melakukan itu karena akan membantu peruntungan saya,'' kata Poompat saat ditemui di Gedung Aspire, Sport City, Doha, Kamis.

Hal tersebut dilakukan berdasarkan saran soerang pendeta Budha kepada orangtuanya. ''Tapi saya tidak terlalu percaya takhyul. Hanya saja itu menambah kepercayaan diri saya,'' ujar atlet kelahiran 18 Oktober 1983 itu.

''Tidak ada orang yang performanya membaik hanya karena ganti nama. Latihan lebih penting dari itu semua,'' tegasnya. (ant-28)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA