logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 01 Desember 2006 OLAHRAGA
Line

Khalfan Ibrahim Terbaik Asia

ABU DHABI - Pemain remaja Qatar, Khalfan Ibrahim, terpilih sebagai pemain terbaik Asia tahun ini, sementara Australia dinobatkan sebagai tim terbaik Asia dalam acara yang sangat semarak di Abu Dhabi, Rabu (29/11) waktu setempat.

Ketua FIFA Sepp Blatter menerima penghargaan khusus "Berlian Asia" karena pengabdian untuk sepak bola dan pujian yang diberikannya atas kontribusi Asia untuk sepak bola.

"Saya terenyuh," kata Blatter. "Olahraga ini adalah mengenai hiburan dan kegemaran. Itu juga menjadi bisnis besar dan Anda di Asia bertanggungjawab atas bisnis besar itu, karena Anda memiliki 2/3 penduduk dunia. Asia merupakan masa depan."

Ibrahim, yang bermain untuk klub Al Saad, mengungguli pemain Arab Saudi, Mohamed Al Shlhoub, dan Badr Al Mutawa asal Kuwait.

Pemain terkemuka Asia yang memperkuat klub-klub Eropa tidak dimasukkan dalam pemilihan, karena tidak memenuhi kriteria. Pemain terbaik Asia diambil dari mereka yang bermain dalam kompetisi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Itulah sebabnya nama Park Ji-Sung dari Manchester United dan playmaker Celtic, Shunsuke Nakamura sama sekali tak ada dalam daftar nominasi.

"Saya tidak pernah membayangkan akan meraih ini. Itu kemenangan bagi rekan-rekan satu tim dan klub," kata Ibrahim, pemain Qatar pertama yang menerima penghargaan tersebut.

"Saya ingin berterima kasih kepada orang tua saya, lebih-lebih ayah (mantan pemain internasional Qatar Ibrahim Khalfan) atas dukungan dan bimbingannya."

Ibrahim melejit pada Kejuaraan Dunia FIFA U-17 di Peru tahun lalu, setelah mencetak gol gemilang lawan Belanda. Pemain tengah berusia 18 tahun itu juga berperan penting membantu Qatar dalam memenangi lima dari enam pertandingan kualifikasi Piala Asia.

Australia

Namun prestasi sesungguhnya diperlihatkan oleh Australia. Mereka menjadi tim terbaik pada tahun pertamanya sebagai anggota AFC. Australia meninggalkan Oceania untuk bergabung dengan Asia, Januari lalu.

Tim Socceroos, dipimpin Harry Kewell dan Mark Viduka, mengungguli tim Asia lainnya dengan mencapai babak 16 besar dalam Piala Dunia di Jerman.

Mereka juga sukses di kualifikasi Piala Asia. Australia menjadi negara pertama yang maju ke putaran final Piala Asia yang akan diselenggarakan bersama oleh Thailand, Malaysia, Indonesia, dan Vietnam, Juli tahun depan.

AFC mengubah peraturannya tahun ini, dengan pemain terbaik dipilih berdasarkan penampilan mereka pada turnamen penting AFC, UEFA dan FIFA. Penampilan di liga domestik tidak masuk hitungan, tapi turnamen-turnamen seperti kualifikasi Piala Asia, Piala Presiden AFC, serta event-event FIFA seperti Piala Dunia, menjadi tolok ukur utama. Selain itu, mereka juga harus berkompetisi di klub-klub yang ada di wilayah Asia.

Para pemain sebelumnya dipilih oleh para pelatih nasional dari 45 federasi AFC dan para anggota komite eksekutif AFC.

Peraturan itu juga menetapkan untuk menjadi pemenang, pemain bersangkutan harus hadir dalam upacara.

Pemenang lain pada acara di Hotel Emirates Palace itu adalah Ma Xiaoxu asal China, yang dinobatkan sebagai pemain terbaik putri dan yunior tahun ini - pertama kali pemain putri merebut penghargaan itu. (rtr,F3-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA