| Jumat, 01 Desember 2006 | MURIA |
Awak Minibus Blokade Jembatan Timbang
REMBANG - Ratusan awak angkutan minibus jurusan Rembang - Sarang, Pandangan - Kragan - Sedan, kemarin menggelar unjuk rasa di jalur pantai utara Kecamatan Sarang. Pada awalnya, ratusan awak angkutan yang mulai berunjuk rasa sekitar pukul 10.00 tersebut berencana memblokir jalur pantura dengan bus mereka. Namun, upaya yang dilakukan oleh awak angkutan minibus itu dapat dicegah oleh aparat Satlantas Polres Rembang yang telah bersiaga sejak pukul 08.30. Setelah gagal menerobos aparat, awak angkutan minibus kemudian mengalihkan aksi mereka dengan memblokade jembatan timbang Sarang di perbatasan Rembang - Tuban. Karyono, salah satu perwakilan kru angkutan minibus jurusan Rembang - Sarang mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan terhadap masih beroperasinya angkutan kendaraan roda tiga yang mengangkut penumpang. ''Keberadaan mereka jelas sangat merugikan angkutan minibus resmi. Setiap hari, kami bukannya untung tetapi terus merugi karena tidak ada lagi penumpang yang mau naik bus dan memilih mengunakan angkutan kendaraan roda tiga,'' ucapnya. Dia menambahkan, awak angkutan minibus sangat berharap angkutan kendaraan roda tiga dihapus dan tidak beroperasi di Kecamatan Sarang dan sekitarnya. Ditertibkan Menanggapi hal itu, Kapolres melalui Kasatlantas Polres Rembang AKP Moch Effendi mengatakan, pihaknya langsung mengadakan penertiban angkutan kendaraan roda tiga di Sarang. ''Saat ini (sore kemarin-Red) kami mengamankan 10 angkutan kendaraan roda tiga yang sedang beroperasi di Sarang dan sekitarnya. Ini merupakan bukti keseriusan kami untuk memenuhi tuntutan dari para awak angkutan minibus yang menggelar aksi pagi tadi (kemarin pagi-Red),'' tegasnya. Sutardi, Komandan Regu Jembatan Timbang Sarang mengatakan, dengan adanya aksi para awak angkutan yang memblokir jembatan timbang tersebut mengakibatkan kerugian yang sangat besar bagi pihaknya. (H19-17d) |