logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 01 Desember 2006 SEMARANG
Line

LIPUTAN SALATIGA

Pembangunan Jalur Lingkar Selatan Tahap I Selesai Akhir Tahun

SALATIGA- Pembangunan jalur lingkar selatan tahap pertama Jalan Soekarno-Hatta hingga perempatan Jalan Randu Acir, telah dimulai beberapa waktu lalu.

Tahap awal yang dikerjakan sepanjang kurang lebih 1.595 meter dan diharapkan selesai akhir tahun ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Salatiga, Ir H Saryono melalui Kabid Bina Marga Ir Budi Sasama mengatakan, dana pembangunan berasal dari berbagai sumber. Antara lain dana alokasi khusus tahun 2006 senilai Rp 1,611 miliar, dana ex 2POA tahun 2005, dana ex 2POA tahun 2006 Rp 1,110 miliar, serta APBD II tahun 2006.

"Pembebasan tanah di daerah tersebut telah selesai. Proyek mulai dikerjakan dan ditargetkan selesai akhir tahun ini," ujarnya.

Jalur lingkar selatan dibangun dengan tujuan membuat titik-titik perekonomian baru yang selama ini terpusat di tengah kota.

Selain itu, dimaksudkan juga untuk mengurangi kepadatan jalur Semarang-Solo.

Jalan tersebut dibangun sepanjang kurang lebih 12 km dengan lebar 21 meter yang nantinya dibuat dua jalur dengan median jalan sebagai pemisah.

Jalur lingkar selatan dibangun mulai dari Jalan Soekarno-Hatta (sebelah selatan Terminal Tingkir) tembus ke Blotongan.

Budi mengungkapkan, pembangunan tahap pertama yang dikerjakan oleh CV Cungkup hingga kini berjalan lancar.

Kendala yang dihadapi pelaksana saat itu adalah timbunan asbes yang berada di dekat Jalan Cebongan.

Di daerah itu dulu ada kubangan dalam. Oleh pabrik asbes, tempat tersebut dijadikan pembuangan asbes hingga rata dengan jalan. Agar jalan tidak ambles, timbunan asbes harus dikeruk dan diisi timbunan baru berupa pasir dan batu supaya kuat. "Kalau timbunan tidak dikeruk dan diganti, nanti membahayakan karena rawan ambles," tuturnya.

Harapkan Bantuan

Budi mengatakan, pembangunan jalan pada 2007 mendatang belum bisa dilakukan, karena dana baru diusulkan dari APBD. Dalam usulan itu pihaknya mengajukan anggaran Rp 800 juta untuk pembangunan jembatan Promasan di Kelurahan Kumpulrejo. Untuk pembangunan jalan, dana yang diusulkan Rp 1,5 miliar.

"Pembangunan jalur lingkar ini menggunakan dana dari APBD dan DAK yang memang menjadi hak Salatiga. Akan lebih baik lagi kalau proyek ini mendapat bantuan dari provinsi, sehingga bisa segera terselesaikan," paparnya.

Pemkot dan warga di Kelurahan Dukuh dan Kumpulrejo, Minggu (3/12) pagi akan mengadakan tawar-menawar tanah untuk warga yang lahannya terkena proyek. (H23-37s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA