| Jumat, 01 Desember 2006 | EKONOMI |
Bumiputera Ekspansi Bisnis SyariahSEMARANG- Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 agresif berekspansi dengan mengembangkan sejumlah kanwil dan kantor cabang syariah di beberapa kota. Besarnya potensi ini ditunjukkan komposisi penduduk muslim yang mencapai 180 juta orang atau berkisar 80% dari jumlah penduduk itu menjadi faktor pendorong utama. Di samping itu, perkembangan kinerja unit bisnis syariah Bumiputera dalam tiga tahun terakhir menunjukkan tren positif. Madjdi Ali, Direktur Utama Bumiputera, mengatakan saat pertama kali melakukan ujicoba pasar pada tahun 2003, premi syariah baru menyerap Rp 15 miliar. Lalu, tahun 2005 sudah meningkat tiga kali lipat menjadi Rp 48 miliar. Dan hingga September tahun 2006 ini perolehan premi sebanyak Rp 61 miliar. Jumlah itu pun hanya diperoleh dari kantor cabang di Jakarta. ''Diharapkan, unit bisnis syariah ini mampu menopang perolehan premi asuransi secara keseluruhan, yang juga meliputi sistem konvensional. Kami meargetkan total perolehan premi sebesar Rp3,7 triliun hingga akhir tahun ini,'' katanya di sela-sela pembukaan Kanwil Syariah Semarang Kamis (30/11). Kota-kota lain yang juga dibidik dalam pengembangan unit bisnis syariah ini adalah Medan, Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Makasar. Produk yang ditawarkan antara lain, Asuransi Jiwa Syariah Mitra Sakinah, Mitra Mabrur, dan Mitra Iqra. Madjdi menjelaskan pangsa pasar Bumiputera saat ini berada di atas 14%. Ia memproyeksikan terdapat pertumbuhan premi sebesar 23-24% dari perolehan tahun 2005, yang sebesar Rp3 triliun. Sedangkan untuk wilayah Jateng-DIY, perolehan premi unit bisnis syariah hingga akhir tahun 2006 ini ditargetkan sebesar Rp26 miliar. Sementara target nasional 2007 untuk syariah Rp237 miliar, dua kali lipat dibanding tahun 2006. (H22-59) |