| Rabu, 29 Nopember 2006 | PANTURA |
19 Kecamatan Berpotensi Dilanda Bencana AnginKAJEN - Dari 19 kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Pekalongan, semua berpotensi dilanda bencana angin. Menyikapi kondisi tersebut, Kasi Perlindungan Masyarakat Kesbanglinmas, Agus Arifin, meminta kepada masyarakat agar waspada dan melakukan antisipasi, antara lain dengan memotong pohon yang ukurannya terlalu tinggi. ''Jika bencana angin datang pohon tersebut selalu roboh dahulu, sehingga membahayakan manusia,'' ujar dia, kemarin. Dia mengungkapkan, biasanya bencana yang diakibatkan angin besar itu terjadi bulan Desember sampai Maret. Dari data yang dihimpun Kesbanglinmas, selama tahun 2005 telah terjadi di delapan kecamatan dengan 38 kejadian, sedangkan tahun 2006 di sepuluh kecamatan dengan 35 kejadian. ''Meski jumlahnya lebih sedikit, namun yang terjadi pada tahun 2006 jumlah daerah yang terkena musibah lebih banyak,'' papar dia. Selain bencana angin, masyarakat diharapkan juga waspada terhadap bencana alam lain, seperti banjir dan longsor. Guna mengantisipasi musibah tersebut, Pemkab Pekalongan juga sudah menyiapkan antisipasi, antara lain menyiapkan persediaan pangan, seperti beras dan mi instan. Sediakan Perlengkapan Disamping itu, Kesbanglinmas telah menyediakan barang perlengkapan operasional bencana alam, di antaranya motor tempel, baju pelampung, tenda, cangkul, dan perlengkapan operasional lain. Menurut Agus, semua alat tersebut digunakan untuk membantu korban saat terjadi bencana. Selain menyediakan semua peralatan itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan petugas di masing-masing kecamatan. Mereka diimbau untuk membentuk posko. Pembentukan tersebut difungsikan agar bila terjadi bencana secepatnya bisa ditangani dan selanjutnya melapor ke pusat. ''Kami juga telah meminta kepada semua petugas di kecamatan untuk menggalakkan kerja bakti membersihkan lingkungan masing-masing,'' papar dia. (H4-19h) |