| Sabtu, 25 Nopember 2006 | SALA |
Lima Kecamatan Endemis Flu BurungBOYOLALI- Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Boyolali, hari-hari belakangan ini sibuk mengantisipasi kemungkinan munculnya virus flu burung. Hal itu dilakukan mengingat beberapa wilayah ditengarai menjadi daerah endemis virus tersebut. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Boyolali, dokter hewan Djoko Waluyo mengungkapkan, lima kecamatan dinyatakan endemis adalah Klego, Mojosongo, Ngemplak, Andong, dan Sawit. ''Dari pemetaan yang kami lakukan, di wilayah-wilayah yang banyak terdapat usaha peternakan tersebut memang menjadi daerah endemis. Paling tidak itu berdasar pengalaman yang terjadi selama ini,'' ungkap dia. Bahkan pada awal 2006 lalu, di wilayah Kecamatan Mojosongo ada tiga warga menjadi korban karena terinveksi virus tersebut. Selain itu, pernah pula terdapat unggas dinyatakan positif mengidap flu burung. ''Inilah yang membuat kami harus bersikap serius dalam melakukan upaya penanggulangan. Dengan antisipasi sedini mungkin, kami berharap bisa menghindarkan terjadinya korban,'' ujarnya. Musim Hujan Beberapa langkah yang telah ditempuh Dinas Peternakan dan Perikanan selama ini, antara lain dengan melakukan vaksinasi terhadap hewan unggas, terutama terdapat di daerah endemis. ''Pemerintah telah menyediakan 500.000 vaksin yang akan dibantukan untuk unggas milik rakyat. Sementara yang dikelola oleh perusahaan, aturannya memang harus ditanggung sendiri,'' kata dia. Selain itu, pihak Dinas Peternakan dan Perikanan juga telah melakukan sosialisasi kepada para petugas peternakan yang berada di masing-masing kecamatan. Dengan sosialisasi tersebut diharapkan penanganan tentang flu burung akan menjadi tepat sasaran. ''Sekitar 50 orang petugas peternakan di masing-masing kecamatan yang ada, hari ini (kemarin-Red) mengikuti kegiatan sosiasliasi yang kami selenggarakan di Hotel Puri Merbabu,'' ungkapnya.(G19-50s) |