| Sabtu, 25 Nopember 2006 | SALA |
Toko Onderdil Mobil Dirampok
KLATEN- Komplotan perampok kembali beraksi di wilayah Klaten. Setelah menyatroni toko voucher Komunika, kawanan perampok Jumat dini hari (24/11) juga beraksi di Toko Cahyo Motor di Jl Raya Yogya-Solo, Desa Karang, Delanggu. Di toko onderdil mobil berlantai tiga milik Edi Santoso (40), itu lima perampok bersenjata golok dan linggis menyekap penghuni rumah. Mereka membawa kabur uang tunai Rp 15 juta, 1.500 dolar Amerika, sejumlah perhiasan, emas batangan, ponsel Nokia 7610, Nokia 9500, dan Nokia 8500. Total kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. Aksi perampokan itu terjadi sekitar pukul 02.30 dini hari. Saat itu korban dan istrinya, Yeimima (38) serta seorang anaknya tidur di kamar lantai dua. Tiba-tiba pintu kamar diketuk keras sehingga mereka bangun. Korban pun membukanya. Seorang pria dengan penutup kepala masuk dan menodongkan golok serta meminta mereka diam. Sesaat kemudian, empat anggota kawanan tersebut mencari penghuni rumah lain. Dua pembantu keluarga itu, yakni Masri (16) dan Rita Yuliatin (23) yang berada di kamar belakang digiring ke kamar korban. Para pelaku meminta Edi dan istrinya untuk menunjukkan harta mereka di bawah todongan golok. Permintaan itu dituruti. Para pelaku mengacak-acak semua laci dan lemari. Seusai mendapatkan uang dan perhiasan, perampok mengikat penghuni rumah dengan selendang dan menyekap di dalam kamar. ''Mereka mengancam akan membunuh jika kami tidak menunjukkan tempat penyimpanan uang dan perhiasan. Setelah itu kami disekap di dalam kamar,'' ungkap Edi. Sekitar pukul 04.30, dia berhasil melepaskan diri dari ikatan. Setelah itu korban lain juga dibebaskan. Edi segera menuju ke lantai tiga untuk menelepon polisi. Sebab, semua telepon di lantai satu dan dua sudah diputus oleh para pelaku. ''Saya tidak berteriak atau melawan. Meski toko berada di tepi jalan, dekat pos polisi, dan terminal, relatif jauh dari permukiman. Kalaupun berteriak juga percuma, lebih baik menyerah daripada sekeluarga dibunuh,'' papar Edi. Petugas Polsek Delanggu dan Polres Klaten yang datang ke lokasi menemukan teralis pagar samping rumah dan jendela kayu rusak akibat benda tajam. Diduga pelaku masuk setelah memanjat dan memotong teralis serta mencongkel jendela. Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan beberapa handuk yang digunakan pelaku untuk menutup kepala. Selain itu sebilah golok milik kawanan yang tertinggal, disita. Kapolres Klaten AKBP Suwarno SH melalui Kasat Reskrim AKP Mugi Sekarjaya mengatakan, seusai kejadian jajarannya langsung melakukan pengejaran hingga pagi. ''Saya belum bisa menduga kelompok dari mana yang beraksi. Semua masih dalam penyelidikan,'' tambahnya. (H34-50s) |