logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 25 Nopember 2006 PANTURA
Line

Kirab Pasangan Calon Disambut Meriah

BATANG- Kirab pasangan calon bupati-wakil bupati yang akan maju dalam Pilkada Kabupaten Batang, Jumat sore mendapat sambutan meriah masyarakat.

Setiap pasangan yaitu Bambang Bintoro-Achfa Machfudz (Bima)-Bambang Hindrarso-Retno Adi (Baret) mengeluarkan kekuatannya. Pemberangkatan kirab terpaksa molor beberapa menit, karena rombongan pengantar sangat banyak.

Namun setelah kedua tim kampanye dipertemukan dengan Ketua KPUD Yakub Widodo SH MHum dan Ketua Panwaskab Achmad Soeharto SH MH, akhirnya terjadi kesepakatan. Tiap-tiap rombongan maksimal 25 kendaraan. Kesepakatan itu ditandatangani Ketua Tim Kampanye Bima Sunarto SIP dan dari Baret ditandatangani Fatkurochman SH.

Keberangkatan kirab dilepas dari alun-alun. Pasangan Bima berada pada urutan pertama sesuai dengan nomor urut 1. Sepanjang perjalanan yang dilalui, keduanya berdiri dan mengacungkan telunjuk kepada masyarakat yang berada di tepi jalan.

Di belakangnya naik mobil terbuka rombongan artis Kondang In, antara lain Aris, Aat, Haikal, yang mengenakan kaus bergambar pasangan Bima. Selanjutnya, giliran mobil partai ditumpangi pengurus PDI-P selaku pengusung.

Sementara barisan belakang, rombongan kendaraan partai pendukung yang ditumpangi pengurus PAN dan Partai Demokrat. Di barisan depan dan belakang mobil pengawal dari Polres Batang. Hal itu juga sama dengan yang dilakukan terhadap pasangan Baret.

Mengawali rombongan ini, kendaraan terbuka yang ditumpangi oleh anggota Pemuda Pancasila. Kedua pasangan juga mengacungkan dua jarinya kepada masyarakat.

Di belakang mobil yang dinaiki Baret, adalah rombongan mobil pengurus partai pengusung yaitu koalisi PKB dan Partai Golkar. Selain itu, diikuti dari partai non-parlementer. Pengamanan yang dilakukan terhadap kirab sangat ketat. Kapolres AKBP Drs Edi Suroso bersama Kabag dan Kasat mengiringi di belakangnya. Di setiap wilayah, Kapolsek juga mengamankan rute yang dilalui.

''Tujuan kirab ini untuk memperkenalkan pasangan calon pada masyarakat. Sekaligus dalam rangka tercapainya iklim kondusif wilayah, sehingga Batang menjadi kota yang aman dan damai,'' ujar Yakub Widodo. Rute yang dilewati, setelah dari alun-alun-Kalisari-Warungasem-Wonotunggal-Bandar. Kemudian, diteruskan ke Blado-Reban-Bawang-Limpung-Tersono-Gringsing.

Setelah itu menyusuri jalan raya pantai utara (pantura) Banyuputih-Subah-Tulis-kembali ke alun-alun.

Ketua Panwaskab, Achmad Soeharto mengatakan, pihaknya telah mengirimkan surat kepada KPUD untuk menertibkan pemasangan spanduk. Karena berdasarkan masukan, ada yang dipasang tidak pada tempatnya dan ada yang berbau provokatif.

''Setelah kirab, Panwaskab akan mencopot spanduk yang dipasang pada tempat larangan seperti di alun-alun. Selain itu juga di Limpung, yang berkalimat dinilai provokatif. Kami akan bertindak tegas,'' ujar dia.(ar-52s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA