| Sabtu, 25 Nopember 2006 | PANTURA |
''Biasanya Cari Buku ke Yogyakarta''PEMALANG - Digelarnya pameran "Pesta Buku Pemalang 2006" di Gedung Olahraga Kridanggo sejak 23 November lalu mendapat perhatian besar dari masyarakat. Tidak hanya dari Kota Pemalang, tetapi masyarakat dari kota/kabupaten tetangga datang mencari buku yang dibutuhkan. ''Mumpung ada pameran buku, saya sengaja datang ke sini. Sebab, ada beberapa judul buku yang saya cari, termasuk untuk anak saya yang duduk di SD. Mungkin buku-buku itu dapat saya temukan di pameran ini,'' papar Heriyawan (28), salah seorang pengunjung asal Kota Tegal. Dia mengatakan, pameran semacam ini memang sangat diperlukan. Sebab, masyarakat di pantura masih sangat kesulitan mendapatkan judul buku tertentu. Selama ini mereka terpaksa harus ke kota besar, seperti Jakarta, Semarang dan Yogyakarta. ''Biasanya saya kalau mencari buku di Yogyakarta, di Pasar Shoping. Tetapi karena ada pameran di Pemalang saya coba cari di sini,'' sambungnya. Antusias juga datang dari masyarakat setempat. Tidak hanya pelajar, namun para orang tua pun mengunjungi arena tersebut. Salah satunya adalah Klub Sepeda Onta Pemalang. Mereka datang berombongan ke area tersebut. Bahkan pada Sabtu (25/11) malam, mereka akan menghibur pengunjung dengan menampilkan musik akustik. ''Pameran buku seperti ini sangat baik dan harus didukung karena membantu peningkatan pendidikan,'' ujar salah satu anggota klub sepeda itu. Cukup Banyak Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Pemalang, Nugroho Budiraharjo MM melalui pelaksana pameran, Aulia Suhandika mengatakan, antusias masyarakat terhadap pameran tersebut sudah terlihat sejak kali pertama dibuka. Hal itu juga terlihat dari jumlah pengunjung setiap hari yang cukup banyak. ''Di hari kedua ini, kami perkirakan jumlahnya lebih dari 800 orang. Mereka tidak hanya dari dalam Kota Pemalang, tetapi juga dari luar daerah,'' ujarnya. Sementara itu, Harian Suara Merdeka melalui Kantor Pemasaran Kota Tegal dan Pekalongan juga ikut memeriahkan ajang tersebut, dengan mendirikan sebuah stan. Berbagai informasi seputar harian Suara Merdeka ditampilkan dalam pameran. Para pengunjung juga bisa langsung menyampaikan komentarnya mengenai surat kabar ini. (bs-52d) |