logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 25 Nopember 2006 NASIONAL
Line

Kesehatan Diprioritaskan untuk Keluarga Miskin


SM/Antara MUKTAMAR IDI: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyalami Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Farid Anfasa Moeloek didampingi Menkes Siti Fadillah Supari di Istana Negara, Jumat (24/11). (57v)

JAKARTA - Bertempat di Istana Negara, Jumat kemarin, Presiden SBY membuka Muktamar Ke-26 Ikatan Dokter Indonesia dan Muktamar Ke-17 Ikatan Istri Dokter Indonesia yang akan berlangsung di Semarang.

Dia mengajak seluruh rakyat Indonesia bertekad hidup sehat secara mandiri. Presiden juga meminta agar prioritas menyehatkan masyarakat diarahkan pada pelayanan kesehatan bagi keluarga miskin, pelayanan kesehatan ibu dan anak, penanggulangan masalah kesehatan akibat bencana, serta pengembangan dan pendayagunaan tenaga kesehatan.

Presiden mengingatkan, selain sebagai hak asasi manusia, kesehatan itu juga investasi terkait erat dengan indeks pembangunan manusia yang merupakan gabungan unsur ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Dia juga mengatakan, kini usia produktif manusia Indonesia semakin meningkat.

"Sebagai contoh, perwira TNI yang dulu pensiun dengan usia 55 tahun, sekarang terlalu muda. Mungkin harusnya pensiun 60 tahun. Sebab mereka matang, berpengalaman, dan bijak. Sayang kalau pensiun terlalu dini," tutur Presiden.

Menurut Ketua Umum Pengurus Ikatan Dokter Indonesia Prof Dr dokter Farid Anfasa Moeloek Sp OG(K), muktamar yang akan berlangsung pada 29 November-2 Desember itu mengambil tema "Pemantapan Peran dan Posisi IDI Menuju Sistem Pelayanan Kedokteran Terpadu." (F4-49m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA