logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 25 Nopember 2006 SEMARANG
Line

Calon Haji Berangkat 2 Desember

GROBOGAN - Sebanyak 782 jamaah calon haji tahun 2006 rencananya diberangkatkan dari pendapa Kabupaten Grobogan ke Embarkasi Donohudan, pada 2 Desember melalui kelompok terbang (kloter) 13-14. Kemarin mereka berpamitan dengan Bupati H Bambang Pudjiono dan muspida di pendapa kabupaten. ''Dari jumlah itu, 389 di antaranya pria dan 391 perempuan,'' kata Kepala Bagian Penyelenggaraan Haji Daerah Grobogan H Fathudin.

Anggota jamaah tertua Supiyo (86), asal Pulokulon dan termuda Emaminatul Eklima (16), warga Kuripan, seorang pelajar MAN Purwodadi. Adapun yang berstatus pelajar yang lain tercatat enam orang. Lainnya adalah PNS sebanyak 162 orang, antara lain Asisten II Sekda Nurhadi, Kepala Bawasda Sartono, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Yahmo Sumarno, Kepala Pemberdayaan Masyarakat Kesbanglinmas Sugiyanto, Kepala Bidang Pendapatan Lain-lain Dinas Pendapatan Toemali, dan lainnya.

Selain itu, 284 petani, 73 pedagang, 160 swasta, 16 karyawan BUMN, tiga TNI/Polisi, dan 76 ibu rumah tangga. Tidak ditemukan seorang pun jamaah yang buta huruf. Sementara itu, pendaftar baru jamaah haji tahun 2007 mulai berdatangan ke BRI, Bank Mandiri, dan BNI untuk mendaftar. Sampai kemarin tercatat 150 orang yang mendaftar di tiga bank itu. ''Mereka mendaftar lebih awal karena takut tak kebagian kursi di pesawat,'' kata Kakandepag Grobogan HA Umar.

Pendaftar baru diharuskan membayar Rp 20 juta di bank-bank yang ditunjuk pemerintah sebagai tempat mendaftar dengan sistem siskohat. Kurang dari itu tidak akan dilayani, karena aturannya memang harus membayar uang muka sebesar angka tersebut.

Pasti Berangkat

Bila jamaah calon haji sudah membayar Rp 20 juta, dipastikan mendapatkan jatah untuk berangkat menunaikan rukun Islam kelima. Diperkirakan sampai Maret-April 2007, jumlah pendaftar mencapai 400 orang. Sebab, pada bulan itu daerah Grobogan tengah panen raya. Biasanya setiap panen raya jumlah pendaftar haji langsung meningkat tajam seperti tahun-tahun sebelumnya.

Sebaliknya, mereka yang mendaftar awal dipastikan sudah mempersiapkan tabungannya. Kekurangan Rp 6 juta - Rp 7 juta dipastikan mereka lunasi sebelum pendaftaran ditutup. Kakandepag mengatakan, warga Grobogan yang berminat menunaikan ibadah haji setiap tahun terus bertambah. Hal itu menunjukkan pembangunan agama yang berjalan bagus. Terbukti tingkat keimanan untuk menjalankan perintah agama melalui haji cukup membanggakan. (A23-37)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA