| Sabtu, 25 Nopember 2006 | SEMARANG |
Ditinggal Pemilik, Rumah KemalinganSEMARANG - Nasib apes dialami pemilik rumah bernama H Pargono (60) warga Pusponjolo Tengah IV No 16 RT 8 RW 2, Kelurahan Cabean, Semarang Barat. Gara-gara pembantunya mempersilakan tamu tak dikenal masuk ke dalam rumah, korban kehilangan perhiasan beserta seperangkat laptop senilai total Rp 110 juta. Kejadian itu pada Kamis (23/11), sekitar pukul 10.00, rumah pensiunan PNS Depdikbud Jateng tersebut ditinggal pergi pemiliknya. Di rumah hanya ada Juminah (70), pembantunya. Tiba-tiba datang dua pemuda dengan mengendarai sepeda motor. Mereka mengaku teman Pargono (pemilik rumah) untuk memasang karpet lantai kamar. Juminah yang sudah tua itu langsung menerimanya dan mempersilakan satu dari kedua pemuda itu untuk masuk ke dalam kamar anak Pargono. Di dalam kamar itu, pemuda yang mengaku kenalan Pargono tersebut, langsung mengukur-ukur lantai kamar karena akan dipasangi karpet. Adapun satu orang lainnya berada di ruang tamu. Saat itu, orang yang menunggu di ruang tamu tersebut langsung menyelinap masuk ke kamar Pargono. Seluruh kamar diacak-acak termasuk isi lemari yang menyimpan perhiasan serta sebuah laptop. Setelah mendapatkan barang berharga milik korban, pelaku keluar dari kamar. Tak lama setelah itu, keduanya langsung pergi. Pargono yang baru datang ke rumah terkejut melihat isi kamar tidurnya diobrak-abrik. Lebih kaget lagi, saat melihat isi lemarinya ternyata perhiasannya telah raib. Karena rumahnya disatroni dua pencuri, korban melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Dari olah TKP, hanya ditemukan kerusakan pintu kamar. Diyakini polisi, pelaku menggunakan kunci lemari yang masih tertempel di lemari. Sementara itu, Kasatreskrim Polres Semarang Barat AKP Gandung Sarjito mengungkapkan, kejadian itu merupakan aksi pencurian biasa. Pihaknya sudah mendapatkan identitas pelaku. (dky-56v) |