| Sabtu, 25 Nopember 2006 | SEMARANG |
Antisipasi Lisus, Reklame DiperiksaSEMARANG - Dinas Pertamanan dan Pemakaman Kota Semarang akan melakukan pengecekan ke sejumlah konstruksi reklame. Pengecekan itu terutama ditujukan untuk memeriksa kekuatan konstruksi reklame di jalan-jalan protokol Kota Semarang. Selain itu juga diperiksa kesesuaian antara ukuran dan perizinannya. Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman Kota, Masdiana Safitri mengatakan, memasuki musim hujan ini sering terjadi angin kencang. Kalau tidak diantisipasi sejak dini, bukan tidak mungkin terjadi kerobohan konstruksi reklame. ''Sebetulnya itu sudah merupakan prosedur standar. Pengecekan kekuatan konstruksi dilakukan secara berkala. Namun mengingat sering terjadi angin kencang, tindakan itu semakin diintensifkan,'' kata Masdiana di kantornya, baru-baru ini. Sementara beberapa waktu lalu, sebuah konstruksi reklame kosong di jalan masuk Bandara A Yani ambruk karena diterjang angin kencang. Baliho setinggi 15 meter itu milik Tissi Advertising. Hingga saat ini, di lahan tersebut masih kosong alias belum terisi reklame. Diduga, robohnya panggung reklame itu dikarenakan fondasinya kurang kokoh dan tidak kuat menahan terpaan angin. Berkala Masdiana menjelaskan, pada Dinas Pertamanan dan Pemakaman Kota terdapat seksi khusus yang melakukan pengecekan secara berkala. ''Kalau ditemukan ada konstruksi reklame yang sudah keropos tentu harus diganti.'' Dari hasil pengecekan sementara, lanjut dia, rata-rata konstruksi reklame di Kota Semarang masih bagus dan kuat. Kendati demikian, pengecekan terus dilakukan sebagai langkah antisipatif. Pada saat yang sama, pihaknya meminta kepada biro reklame agar turut berpartisipasi mengecek kekuatan panggung baliho yang dikelolanya. ''Persoalan itu tidak semata-mata tanggung jawab Pemkot, tetapi juga biro reklame yang mengelolanya,'' tandasnya. (H9,H13-56d) |