| Sabtu, 25 Nopember 2006 | KEDU & DIY |
Dinding Borobudur Bocor 112 TitikBOROBUDUR-Dinding Candi Borobudur bocor. Sejak dua tahun silam pemerintah berhasil mengatasi 66 titik. Biaya perawatan Rp 5 miliar/tahun, termasuk pegawai, ditambah 25% laba Taman Wisata Candi Borobudur. Kepala Balai Konservasi Candi Borobudur Syukron Edy menyebutkan, dinding yang bocor terjadi di 112 titik dan tersebar di semua tingkatan. Masih ada 46 titik yang belum selesai diperbaiki. "Kami berusaha perbaikan itu bisa selesai dua-tiga tahun ke depan," katanya, kemarin. Menurut dia, dinding candi bocor akibat faktor alam, yakni rembesan air dari dalam tanah yang keluar karena sinar matahari. Air yang merembes ke dinding-dinding candi itu, kalau dibiarkan, akan meninggalkan endapan, yang akhirnya membentuk mikroba. Mikroba yang menempel terlalu lama akan mempercepat pelapukan. Kalau tidak segera dibersihkan, akan mengakibatkan dinding itu putih dan lama-lama akan mengelupas. Karena itu, dinding candi yang bocor perlu dibongkar. Bagian bawah batu diolesi aralditar, lapisan kedap air. Namun untuk membongkar dan mengembalikannya seperti semula tidak mudah. Sebab rumit sehingga dibutuhkan kejelian dan pengalaman, misalnya ikut mengerjakan sewaktu restorasi Candi Borobudur lebih dari 20 tahun silam. Menurut dia, perbaikan dinding candi yang bocor itu bertahap, agar tidak berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan ke objek wisata tersebut. (pr-66) |