| Sabtu, 25 Nopember 2006 | KEDU & DIY |
Banyak Kinerja Perusahaan Tak Ramah LingkunganYOGYAKARTA - Dewasa ini masih banyak kinerja perusahaan di Indonesia yang tidak ramah lingkungan, yang menurut Manajer Keuangan Unit Pengolahan IV PT Pertamina (Persero) Cilacap, Dr Ir Gigih Prakoso S MBA, mereka beroperasi tanpa dibarengi dengan upaya-upaya untuk melindungi dan menjaga kelestarian lingkungan. Padahal dengan adanya tekanan-tekanan dari pihak masyarakat, LSM dan pasar, produk-produk di luar negeri yang lebih mementingkan aspek perlindungan lingkungan alami, mereka tetap saja tidak ramah lingkungan. Hal itu dikatakan Gigih, seusai menyampaikan disertasinya untuk meraih derajat doktor di bidang Ilmu Sosial (Ekonomi Manajemen) UGM Yogyakarta. Pada ujian promosi terbuka baru-baru ini di Sekolah Pascasarjana UGM itu, promovendus dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude. Dikemukakan oleh alumnus Jurusan Teknologi Industri Pertanian IPB tersebut, saat ini telah diterapkan standardisasi yang berwawasan global oleh instansi-instansi internasional, antara lain ISO 14.000 dan 14.001 yang memberikan tekanan pada perusahaan internasional untuk mengaplikasikan strategi perusahaan yang berwawasan ramah lingkungan. Menurut Gigih, Berdasarkan hasil penelitian empiris yang dilakukannya, penerapan strategi pencegahan polusi, strategi pemantauan produk, dan strategi pembangunan berkelanjutan oleh perusahaan-perusahaan sampel berpengaruh pada peningkatan kinerja. ''Dengan penelitian empiris itu, dapat diketahui bahwa perusahaan-perusahaan mempunyai peranan yang penting dalam ikut memelihara dan menjaga kelestarian lingkungan.'' (P12-39d) |