| Sabtu, 25 Nopember 2006 | KEDU & DIY |
Ribuan Kelompok Masyarakat Belum Dapat Dana RekonstruksiYOGYAKARTA - Bupati Bantul Drs HM Idham Samawi mengakui pencairan dana rekonstruksi mengalami kelambanan. Hingga saat ini masih ada sekitar 2.400 kelompok masyarakat (Pokmas) di Bantul yang belum mendapat bantuan dana rekonstruksi. Lambatnya pencairan dana, kata Idham, bukan disebabkan oleh kinerja pemerintah maupun karena tidak ada dana.Kesalahannya, kata Idham, terletak pada petugas konsultan yang lambat dalam mengajukan proposal. "Dana itu sebenarnya sudah ada di bank. Jika konsultan segera mengajukan proposal secara benar, dana bisa langsung dicairkan," katanya Jumat kemarin kepada wartawan. Bupati juga mengakui ribuan korban gempa di Kabupaten Bantul, kini gelisah karena musim hujan yang mulai datang mereka masih berada di tenda-tenda. Kondisi mereka cukup memprihatinkan, karena sebagian tenda yang mereka gunakan sudah rusak dan robek-robek. ''Saya sudah pesan Camat dan Kepala Desa untuk menampung warga yang masih tinggal di tenda terutama pada saat turun hujan,'' tuturnya. Bupati mengakui warganya belum bisa membangun rumah dan masih tinggal di tenda. Sehingga jika turun hujan, tidak ada salahnya mereka menumpang tidur di rumah para aparat pemerintah yang ada di Bantul. Menurutnya, saat ini masih sekitar 15 ribu korban yang tinggal di tenda-tenda. Itu sebabnya menghadapi musim hujan ini, pihaknya telah menyiapkan tenda-tenda cadangan untuk menggantikan tenda-tenda yang rusak. Tenda-tenda itu, kata Idham, akan diberikan secara gratis kepada warga yang membutuhkan. (sgt-39) |