SUARA MERDEKA
 
INDEKS INTERNASIONAL Selasa, 21 Nopember 2006

BEIT HANOUN - Komisioner Tinggi Perserikatan Bangsa-bangsa untuk Hak Asasi Manusia Louise Arbour Senin kemarin menyatakan, Gaza sangat menderita karena pelanggaran HAM secara membabi buta. Dia mengemukakan hal itu saat mengunjungi Gaza.

MANILA - Filipina membentuk pengadilan militer untuk menyidang 30 tentara yang melakukan upaya kudeta pada bulan Februari lalu. Gregorio ''Gringo'' Honasan juga akan diadili oleh mahkamah militer tersebut.Kepala Staf Angkatan Bersenjata Jenderal Hermogenes Esperon mengumumkan hal itu di Manila,

NEW DELHI - Dua raksasa Asia, China dan India, berharap meningkatkan hubungan kedua negara menjadi kemitraan yang saling mempercayai. Harapan itu mengemuka dalam kunjungan Presiden Hu Jintao ke New Delhi Senin kemarin. Kunjungan ini adalah lawatan presiden China yang kedua kalinya.

WASHINGTON - Dinas Intelijen Pusat AS (CIA) tidak menemukan bukti kuat bahwa Iran sedang membuat senjata nuklir. Laporan intelijen itu dimuat di majalah New Yorker. Laporan analisis intelijen yang bersifat sangat rahasia itu rupanya bertentangan dengan keyakinan pemerintah Presiden George W Bush bahwa Teheran sedang membuat bom nuklir.

BAGDAD - Kekerasan dan pertumpahan darah semakin tak terkendali di Irak. Sedikitnya 112 orang tewas di negeri itu dalam 24 jam, sejak Minggu sampai Senin kemarin.Suriah mendesak Amerika Serikat segera menetapkan jadwal penarikan pasukannya untuk membantu mengakhiri kekerasan di Irak.

NEW DELHI - Remaja 14 tahun dari India dianugerahi Penghargaan Perdamaian Anak Internasional, Minggu lalu. Penghargaan itu diberikan atas kepemimpinannya dalam kampanye menentang tenaga kerja dan perbudakan anak-anak.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA