| Selasa, 21 Nopember 2006 | SALA |
Pengcab Telusuri Laporan Keuangan KONI
SOLO - Persoalan di KONI Solo, berlanjut. Mosi tidak percaya yang diteken 20 Pengcab disertai permintaan audit keuangan dan reshuffle pengurus yang muncul pada rapat Sabtu (18/11), berkembang ke upaya pengecekan laporan keuangan. Menurut Ketua Pengcab PGSI Solo, Mustakim, ada beberapa hal pada laporan tahap I dan II KONI kepada Pemkot Surakarta, yang tidak sesuai dengan kenyataan. ''Kami akan mengumpulkan data lebih lengkap dan menelusuri laporan itu. Kami akan cek ke Kepala Kantor Keuangan Pemkot (Anung Indro Susanto-Red), begitu yang bersangkutan tiba dari kunjungan dinas luar kota,'' ujarnya, kemarin. Beberapa bagian laporan yang dia anggap janggal itu antara lain pada laporan tertulis bantuan ke PGSI Rp 15 juta dan Rp 7,5 juta. Padahal selama ini pihaknya baru dapat bantuan Rp 8 juta. Lalu ada laporan bantuan pengadaan peralatan senilai Rp 17 Juta - Rp 18 juta bagi Pengcab Pertina. Sementara pengurusnya menyatakan belum pernah menerimanya. Ke Polisi Mustakim menyatakan akan menunjuk akuntan publik untuk membantu pengecekan laporan itu. ''Jika memang ada penyimpangan, kami akan melaporkan Ketua KONI ke polisi,'' tandasnya. Hingga petang kemarin, Ketua KONI, Suroto Mangunsudarmo belum berhasil dihubungi. Namun dalam penjelasan Minggu (19/11), dia juga mengatakan soal dana bantuan dari APBD yang totalnya Rp 1,1 miliar. Menurutnya, saat ini ada Rp 350 juta yang belum cair. Sementara dana yang dipegang KONI untuk subsidi peralatan bagi Pengcab yang membutuhkan, sekitar Rp 350 juta. Anggaran lain, misalnya diberikan untuk pengiriman atlet mengikuti kejuaraan ke luar daerah. ''Semua bisa dijelaskan,'' tuturnya. (D11-50) |