logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 21 Nopember 2006 NASIONAL
Line

Bina Pedagang Bakso

''JANGAN remehkan pedagang mi dan bakso. Secara akumulatif di seluruh Indonesia, mereka bisa menggerakkan modal hingga Rp 5 triliun.'' Pernyataan itu ditegaskan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno saat berkunjung ke Pekalongan, Minggu (19/11).

Menteri yang juga pembina persatuan artis komedi itu bersedia didaulat jadi Ketua Pembina Pedagang Mi dan Bakso se-Indonesia. Jumlah pedagang mi dan bakso, kata dia, sekitar 15% dari seluruh pedagang mikro di Indonesia. ''Jumlah itu sangat banyak sehingga perlu dibina,'' tuturnya.

Melihat potensi yang begitu besar, dia berharap, tidak ada yang memandang sebelah mata kepada pedagang mi dan bakso. Sebab mereka juga ikut mendorong pertumbuhan ekonomi. ''Tiap outlet pedagang mi dan bakso rata-rata bisa menyerap empat tenaga kerja,'' jelasnya.

Menteri yang juga kader PKB itu menekankan perlunya program yang lebih menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat. Namun yang lebih penting, lanjut dia, mendengar masukan dari berbagai pihak, termasuk ulama dan kiai.

Atas dasar usulan itu, Erman sejak Minggu lalu melakukan gerilya dan silaturahmi ke berbagai ulama terkemuka di Jateng di antaranya ke Habib Luthfi Ali bin Yahya (Pekalongan), KH Munif (Girikusumo), KH Sahal Mahfudh (Pati), dan KH Mustofa Bisri (Rembang). ''Itu untuk melestarikan tradisi pentingnya silaturahmi dan meminta masukan dari para kiai agar kebijakan pemerintah bisa dirasakan masyarakat,'' ujarnya. (Muhammad Burhan-60v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA