logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 21 Nopember 2006 NASIONAL
Line

Pengeluaran Usus Bagian Proses Operasi


SM/Bayu Setiawan
  • dr Loede Budiono MPH

BREBES - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, dokter Loede Budiono MPH mengatakan, pengeluaran sebagian usus Masri'ah (38) warga Desa Pagejugan, Kecamatan/ Kabupaten Brebes merupakan bagian dari proses colostomi atau operasi pemotongan usus.

''Langkah tim medis yang mengoperasi Masri'ah saya nilai sudah sesuai prosedur kedokteran. Pengeluaran usus tersebut memang harus ditempuh sebagai upaya penyembuhan, bukan membuat pasien menderita,'' ujarnya, kemarin (20/11).

Loede mengungkapkan, dari hasil diagnosis tim medis, ibu tiga anak itu diketahui menderita kanker rahim. Namun, setelah dilakukan pembedahan ternyata kanker itu telah menyebar ke usus besar. Untuk mengatasinya, harus dioperasi kembali dengan memotong sebagian usus yang terkena kanker tersebut.

Akan tetapi, organ itu tidak bisa langsung disambungkan kembali karena harus melalui proses pembersihan. Untuk itu, sebagian usus harus dikeluarkan. ''Minimal dalam proses pembersihan itu membutuhkan waktu tiga bulan. Hal ini dimaksudkan agar usus benar-benar bersih dan tidak terjadi infeksi,'' katanya.

Menurut dia, akibat kondisi tersebut, pasien memang akan mengalami kesulitan buang air besar. Sebab, dia harus melakukannya melalui usus yang terpotong itu. Namun demikian, proses pemotongan usus itu merupakan langkah operasi yang biasa ditempuh dalam dunia kedokteran. ''Saya sudah konfirmasi terhadap tim medis Masri'ah dan setelah tiga bulan akan disambung kembali.''

Loede menambahkan, terkait biaya operasi, keluarga pasien tidak perlu khawatir. Sebab biaya operasi bisa ditanggung dengan kartu askin.

Seperti diberitakan, kondisi Masri'ah dengan sebagian usus menjulur di luar perut terjadi sesudah menjalani operasi kanker rahim, awal Agustus lalu, di salah satu rumah sakit swasta di Kota Brebes. Sejak saat itu, wanita yang bersuamikan Jaridin (40) itu mengaku sering kesakitan dan kesulitan buang air besar. Saat ini, dia hanya bisa berdiam diri di dalam rumah. (bs-46v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA