logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 21 Nopember 2006 NASIONAL
Line

Helipad Batal Dipakai, Pilih Gor Padjadjaran

JAKARTA - Perekonomian dan kehidupan masyarakat di Kota Bogor, kemarin benar-benar tidak berdenyut. Segala kegiatan sengaja dilumpuhkan demi untuk kepentingan pengamanan kedatangan Presiden AS George W Bush. Suasana tidak jauh berbeda juga dirasakan warga Bekasi, Tangerang, dan Depok.

Mal dan jalan-jalan di Jakarta juga lengang. Arus lalu lintas di sepanjang Jalan Soedirman, Thamrin, Gatot Soebroto, MT Haryono, S Parman, hingga Lapangan Ros nyaris tanpa kendaraan yang berhenti.

Sementara itu, ratusan polisi berjaga-jaga di Istana Negara, Kedutaan Besar AS di Jalan Merdeka Selatan, dan Bundaran Hotel Indonesia. Mereka mengantisipasi kemungkinan terjadinya unjuk rasa besar-besaran menolak kedatangan Presiden Bush.

Di Jalan Medan Merdeka Utara tampak barikade kawat berduri ditempatkan di depan pagar Istana Negara. Ratusan polisi tampak duduk-duduk di bawah pohon di kawasan Silang Monas itu. Patroli mobil dan motor polisi lebih sering melintas di jalan-jalan protokol.

George W Bush dengan didampingi istrinya, Laura Bush, tiba di Halim Perdana Kusumah pukul 15.35. Bush dan rombongan yang tiba dengan menggunakan pesawat kenegaraan Air Force One itu disambut Dubes AS untuk Indonesia Lynn B Pascoe, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Dan Lanud Halim Perdana Kusumah Marsma Amirullah Amin.

Sesaat setelah menginjakkan kaki di Jakarta, Bush langsung menuju ke VVIP Room Bandara Halim untuk bertemu Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto, Kapolri Jenderal Pol Sutanto, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Adang Firman.

Seusai foto bersama, dia beserta rombongan bertolak menuju ke Bogor dengan menggunakan helikopter Sikorsky Black Hawk Marine One dengan dikawal empat helikopter Baby Chinook.

Bush beserta rombongan tidak mendarat di helipad yang dibangun di Kebun Raya Bogor yang sebelumnya mendapat sorotan dari banyak pihak, melainkan di Gor Padjadjaran. Selanjutnya mereka menggunakan jalan darat dengan dikawal 20 mobil menuju ke Istana Bogor yang berjarak sekitar 1 km.

Sesampai di tangga Istana, Bush yang turun dari mobil SUV dengan cara melompat itu disambut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono. Kedua kepala negara itu lalu bertemu di salah satu ruangan.

Bush didampingi Menteri Luar Negeri AS Condoleezza Rice, Dubes AS untuk Indonesia B Lynn Pascoe, Penasihat Keamanan Steve Hadley, Penasihat Presiden Dan Bartlett, Juru Bicara Gedung Putih Tony Show, dan Direktur Senior Bidang Keamanan Dennis Wilder.

Yudhoyono didampingi Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda, Menko Polkam Widodo AS, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menko Perekonomian Boediono, Mensesneg Yusril Ihza Mahendra, Menkes Siti Fadilla Supari, Mendiknas Bambang Sudibyo, Menristek Kusmayanto Kadiman, dan Jubir Presiden Dino Patti Djalal.

Saat kedua kepala negara menggelar pertemuan tertutup, Ibu Negara Ani Yudhoyono mengajak Laura Bush menyaksikan pameran kerajinan Indonesia di area Istana Bogor.

Dalam pertemuan tidak resmi kedua ibu negara itu, Ibu Ani mengungkapkan tentang program-program bersama Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) dalam membantu pemerintah terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan perempuan.

Ani Yudhoyono juga mengajak Laura Bush menyaksikan tayangan audio visual tentang program mobil pintar. Tayangan itu sebagai gambaran, mobil pintar tidak hanya perpustakaan keliling tetapi juga bergerak ke permukiman padat untuk memberikan tambahan pendidikan dengan menggunakan metode multiinteligen.

Program itu didesain sedemikian rupa dengan empat sentra, yaitu komputer, audio visual, buku, dan bermain yang dilengkapi dengan jingle sehingga menarik minat anak-anak.

Meski kehidupan masyarakat serta perekonomian di Bogor kemarin tak berdenyut lantaran adanya pengamanan atas kunjungan Bush dan hujan lebat, massa dari berbagai elemen tetap menggelar unjuk rasa menentang kedatangan Presiden AS itu.

Setelah berada di Istana Bogor sekitar enam jam, Senin malam pukul 21.45, Bush dan rombongan meninggalkan istana yang pernah ditempati Presiden Pertama RI Soekarno itu dan menuju ke Bandar Udara Halim Perdana Kusumah. Dengan Air Force One, Bush menuju ke Honolulu, Hawaii, sekitar pukul 22.20. (H27,H28, wa, F4,ant,dtc-46,48j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA