logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 21 Nopember 2006 EKONOMI
Line

Sekilas Ekonomi

Hadiah Niaga X-Tra II Lebih Menarik

SEMARANG-Bank Niaga meluncurkan program hadiah langsung, yaitu Program Paket Niaga X-Tra II yang dimulai 1 Oktober 2006 sampai 31 Januari 2007. Program ini hadiahnya menarik seperti AC Samsung, handycam Sony, Samsung MP3 Player 1 GB, digital camera Canon PS A700, Sony Playstation portable, dan hadiah unggulan berupa paket wisata ke Malaysia, Thailand, dan Singapura.

M Harris, Sales Officer Niaga Cabang Pemuda menjelaskan program ini merupakan kombinasi antara Tabungan Niaga X-Tra dan produk yang menjadi unggulan yaitu Tabungan Pendidikan/Tabungan Masa Depan. Dengan kedua macam tabungan tersebut, nasabah dibiasakan untuk disiplin menabung dan mempersiapkan dana apabila ada kebutuhan di masa akan datang yang membutuhkan dana dalam jumlah cukup besar.(59)

Pegadaian Bangun 4 UPC

SEMARANG- Untuk meningkatkan pelayanan dan dalam rangka ekspansi pasar, Kanwil Perum Pegadaian Semarang berencana membangun 4 unit pelayanan cabang (UPC) baru di Kota Semarang. Untuk luar Kota Semarang, direncanakan akan dibangun UPC baru 5 kantor.

Asisten Manajer Usaha Inti bdan Pemasaran Kanwil Pegadaian Semarang, Winarta SE, mengungkapkan rencana pembangunan UPC masih tahap pengamatan, belum sampai dilakukan survei, analisa, dan studi kelayakan. "Pembangunan UPC baru itu sebagai strategi menghadapi para kompetitor pegadaian. Harapan kami, dengan semakin luasnya jangkauan wilayah yang dilayani oleh Pegadaian akan menjadikan kompetitor makin sulit menguasai wilayah tersebut," jelasnya. Lokasi yang dipertimbangkan untuk UPC Tlogosari-Genuk, Jalan Menteri Supeno, dan Mugas. Untuk di luar kota di Karang Jati, Bawen, Jatibarang, dan Tegal. (H10-59)

BI Diprediksi Surplus Rp 22,9 T

JAKARTA- Bank Indonesia (BI) diprediksi akan mendapat surplus operasional sebesar Rp 22,9 triliun, atau 155,59 persen anggaran tahunan BI (ATBI) yang ditetapkan. Angka itu didasarkan realisasi anggaran operasional BI hingga September 2006 dan memperhitungkan realisasi penerimaan triwulan IV, serta restrukturisasi SU002 dan SU004, pada akhir tahun 2006.

Surplus tersebut disumbang dari optimalisasi pengelolaan cadangan devisa yang semula dianggarkan Rp 10,4 triliun, diperkirakan terealisasi menjadi Rp 13,7 triliun atau 131 persen dari ATBI tahun 2006. Berdasarkan realisasi hingga September 2006, terdapat surplus anggaran operasioanl sebesar Rp 12,3 triliun, atau 83,4 persen dari ATBI tahun 2006.

"Angka tersebut menurut kami masih sejalan dengan yang telah kami rencanakan dalam ATBI tahun 2006," ujar Gubernur BI Burhanuddin dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/11/2006).(bn-59)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA