| Selasa, 21 Nopember 2006 | BANYUMAS |
Sedimentasi Segara Anakan Makin MemprihatinkanCILACAP - Puluhan aktivis LSM di Kabupaten Cilacap, Selasa (21/11), akan ke Kampung Laut untuk melihat dari dekat kondisi terakhir Laguna Segara Anakan. Kegiatan tersebut difasilitasi Badan Kesbanglinmas setempat. Setelah melihat dari dekat kondisi laguna tersebut, diharapkan para aktivis LSM akan mengetahui berbagai permasalahan. ''Dengan demikian, ketika mereka harus berbicara atau mengeluarkan pernyataan yang menyangkut Laguna Segara Anakan atau sodetan Sungai Citanduy, mereka sudah mengusai semua persoalan yang ada di sana,'' kata Kepala Badan Kesbanglinmas Cilacap Yayan Rusyawan Effendi, kemarin. Menurut dia, permasalahan yang paling penting untuk segera diselesaikan adalah penyodetan Sungai Citanduy. Sebab, penyodetan itu untuk mengatasi sedimentasi di laguna dan mencegah bencana banjir di wilayah Cilacap bagian barat dan Ciamis. Selama ini, wilayah Cilacap bagian barat seperti Kecamatan Gandrungmangu, Sidareja, Kedungreja, Patimuan, Cipari, dan Wanareja kerap dilanda banjir karena pada musim hujan, air dari Sungai Citanduy tidak bisa masuk ke laguna dengan lancar. Sebab, di sekitar muara Sungai Citanduy terdapat sedimentasi yang menghambat aliran air dari sungai tersebut. Akibatnya, air yang ada di beberapa anak Sungai Citanduy, seperti Sungai Cikawung, Kawunganten, Cimeneng, dan Sungai Cibeureum meluap ke mana-mana sehingga menggenangi pemukiman penduduk. ''Kalau para aktivis LSM sudah melihat sendiri kondisi Laguna Segara Anakan, maka pernyataan dan komentar yang mereka kemukakan tentang Segara Anakan akan lebih tepat. Jangan sampai mereka berkomentar tentang penyodetan dan Segara Anakan tapi belum pernah melihat kondisi yang sebenarnya,'' jelasnya. Setelah melakukan peninjauan ke Segara Anakan, lanjut dia, para aktivis LSM itu akan membuat rekomendasi tentang upaya-upaya penyelamatan yang harus segera dilakukan pemerintah. Rekomendasi tersebut akan diserahkan kepada tim intern departemen, Pemprov Jateng dan Jabar serta Bappenas. Bila perlu, LSM dari Cilacap mengadakan pertemuan tersendiri dengan LSM dari Ciamis untuk menyatukan persepsi tentang penyodetan Sungai Citanduy. Menjelang musim hujan, ancaman bencana banjir di wilayah Kabupaten Cilacap semakin besar, mengingat rencana penyodetan yang sudah didengung-dengungkan sejak puluhan tahun yang lalu itu ternyata sampai sekarang belum terealisasi. Bahkan Pemerintah Pusat hingga saat ini belum memberi kabar mengenai kepastiannya, apakah rencana penyodetan tersebut jadi dilaksanakan atau tidak.(ag-55n) |