logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 17 Nopember 2006 SALA
Line

Ratusan Kilogram Ikan Red Devil Dimusnahkan

  • Dianggap Hama Ikan Tangkapan

BOYOLALI - Ratusan kilogram ikan red devil yang hidup di perairan Waduk Kedungombo, wilayah Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Kamis kemarin dimunahkan.

Sebab, keberadaan ikan tersebut ditengarai sebagai hama yang memangsa ikan tangkapan nelayan tani.

Puluhan orang tampak bersemangat dalam memburu ikan hama tersebut. Apalagi, Dinas Peternakan dan Perikanan serta Kantor Kecamatan Kemusu sebelumnya telah menjanjikan akan membeli hasil tangkapan dengan harga Rp 4.000 per kilogram.

Perairan waduk yang selama ini sepi dari aktivitas, kemarin terasa begitu ramai dengan kehadiran para nelayan.

Bahkan, menurut pengakuan mereka, perburuan sudah dilakukan sejak pukul 06.00.

Ketika itu, upaya penangkapan ikan red devil sudah mulai terasa di berbagai sudut perairan waduk tersebut.

''Sudah sejak pukul 06.00 tadi, kami melakukan perburuan,'' ujar Panut, nelayan tani warga Bawu, Kecamatan Kemusu.

Begitu banyaknya ikan red devil yang berkembang di perairan saat ini, membuat nelayan tani begitu mudah berburu. Hingga tak heran, jika sampai pos pembelian ditutup sekitar pukul 15.00, hasil tangkapan telah mencapai ratusan kilogram.

''Totalnya ada 725 kg ikan yang ditangkap. Kegiatan ini sebenarnya hanya untuk membantu nelayan saja, sekaligus untuk memusnahkan perkembangan ikan tersebut. Mudah-mudahan dengan cara membeli, upaya pemberantasan ini bisa efektif,'' ungkap Camat Luwarno didampingi Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Joko Waluyo.

Tangkapan Menurun

Sejumlah nelayan mengungkapkan, jika peredaran ikan red devil tidak dikendalikan akan membuat kondisi nelayan akan semakin memprihatinkan. Pasalnya, keberadaan ikan tersebut ditengarai telah menurunkan hasil tangkapan mereka.

Nelayan mengaku prihatin karena setiap hari hasil tangkapan ikan yang mereka dapatkan kebanyakan red devil.

Ironisnya, jenis ikan tersebut di pasaran hampir tidak laku karena memang tidak menguntungkan.

Antara lain karena dagingnya yang sedikit dan banyak ditumbuhi duri-duri tajam.

Perburuan ikan kemarin dilakukan di sepanjang perairan Waduk Kedungombo terutama di Kecamatan Kemusu.

Pos pembelian didirikan di Desa Kedungmulya yang selama ini juga dikenal dengan nama Blok A. (G19-67j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA