| Jumat, 17 Nopember 2006 | PANTURA |
Didirikan Enam Juta Usaha Baru
KAJEN - Demi memperkuat usaha kecil dan menengah (UKM) dalam menghadapi pasar bebas, Pemerintah Pusat akan mendirikan enam juta unit usaha baru. Asisten Deputi Informasi Bisnis dan Publikasi Kementerian Negara Koperasi dan UKM, Emilia Suhaemi kemarin menandaskan, pemerintah juga akan mendirikan 70.000 koperasi sehat. ''Program itu kita targetkan bisa menyerap banyak tenaga kerja dan memperkuat UKM,'' tegasnya saat berkunjung ke Rumah Produksi Batik Pesisir, Desa Kemplong, Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, kemarin. Selama ini, UKM dinilai masih banyak mempunyai titik lemah, sehingga aksesnya perlu dibuka. Selain permodalan, juga akan dibantu membuka akses pemasaran bagi para UKM. Salah satu program yang sedang digarap, kata Emi, adalah mempromosikan berbagai produk unggulan ataupun UKM yang sukses lewat ekspose di media yang dipandu oleh artis sinetron Adis Adelia. ''Salah satu di Jawa Tengah yang kita angkat adalah H Failasuf, pengusaha muda yang sukses dengan batik pesisirnya,'' tegasnya. 200 Pembeli Kementerian koperasi juga telah membuat website promosi yang bisa digunakan oleh para UKM untuk bertransaksi langsung dengan pembeli. Pada website beralamat www.Indonesian-product.biz itu, sedikitnya sudah ada 2.400 UKM di enam provinsi yang dipromosikan. ''Di website itu sudah terdaftar 200 pembeli yang aktif melakuan transaksi,'' tuturnya. Staf Ahli Bidang Hubungan Antar-lembaga Kementerian Koperasi, Yuana Setyowati menambahkan, kontrol terhadap keberhasilan seluruh program tersebut akan tergantung pada inisiatif pemkot setempat. ''Sebab, sebagian besar kewenangan membina UKM sudah dilimpahkan ke pemkot,'' katanya. Berbagai program bantuan, baik untuk penguatan modal maupun lainnya, kini harus transparan dan selalu dievaluasi. ''Jika standar akuntabilitas tidak bisa dipenuhi oleh daerah yang bersangkutan, berbagai bantuan bisa jadi tidak kita lanjutkan pada tahun berikutnya,'' tegasnya. (G16-29d) |