| Jumat, 17 Nopember 2006 | OLAHRAGA |
Persijap Tetap Minta Rp 15 MiliarJEPARA - Manajemen Persijap tetap akan mengajukan anggaran Rp 15 miliar pada APBD 2007. Pada saat wacana pengajuan anggaran itu dilontarkan ke publik, muncul berbagai tanggapan. Ada yang mengatakan, anggaran sebesar itu pemborosan mengingat situasi ekonomi masyarakat sedang susah. "Kami akan mengajukan anggaran Rp 15 miliar. Harapan kami bisa dikabulkan semua. Seandainya tidak, semoga tidak terlalu jauh dari anggaran yang kami ajukan itu," ujar Manajer Tim Persijap Edy Sujatmiko, kemarin. Dibanding tahun lalu, anggaran yang diajukan memang mengalami kenaikan hampir Rp 4 miliar--dari total anggaran Persijap yang mencapai Rp 11 miliar. Dari jumlah itu, Rp 8 miliar dikucurkan dari APBD. "Kami mengajukan anggaran yang dibutuhkan tim selama satu musim. Kami berharap, kalau ada pemotongan tidak terlalu banyak, sehingga sumber pendapatan dari sponsor dan tiket dapat menutup kebutuhan," ungkapnya. Pada musim kompetisi 2007, kata Edy, anggaran belanja naik, terutama untuk kontrak pemain. "Rata-rata, pemain lama yang dipertahankan harganya naik. Kondisi ini umum dirasakan tim-tim lain. Walau demikian, kami tetap akan melakukan efisiensi sebisa mungkin," ujar Camat Jepara kota itu. Penghematan anggaran, kata Edy bukan berarti asal membeli pemain dengan harga murah. Prioritasnya, membeli pemain muda potensial, dan diharapkan menjadi pemain matang saat kompetisi sudah berjalan. "Namun, jika ada pemain bagus yang harus dibeli dengan harga agak lebih, akan kami lakukan, sepanjang itu betul-betul menjadi kebutuhan utama tim," kata Edy. Lokal Jepara Pemain lokal Jepara potensial juga direkrut. Selain mengambil pemain dari tim yunior dan madya, juga sejumlah pemain Jepara yang bermain di luar daerah. Satu di antaranya, mantan kapten tim Persitara Jakarta Utara, Eko Prasetyo. Pemain ini pernah membela Timnas Pelajar, ikut mengantarkan Persijap Yunior --kali kedua-- meraih juara nasional 1998--saat dilatih Yudi Suryata dan dimanajeri H Setiyono. Evaldo, stoper asal Brasil, yang sudah tiga musim membela Persijap, juga sudah resmi diikat. Eva--begitu Evaldo biasa dipanggil-- selain menjadi kapten tim Persijap 2006, juga menjadi pemain tersubur dengan sembilan gol--mengalahkan koleksi gol pemain depan. Bergabungnya kembali pemain yang dikenal pekerja keras itu, sangat dinantikan publik bola Jepara. Satu lagi pemain bintang yang kembali membela Persijap adalah bek kanan Phaitoon Thiabma (Thailand). Phaitoon --yang sekarang menjadi pemain inti timnas Thailand-- tiba di Kota Ukir Senin (3/11) lalu. Begitu urusan kontraknya beres,Selasa pagi langsung kembali ke negaranya. Selain pemain lama, manajemen juga sudah mengikat pemain baru asal Guenia, Traore Souleymane untuk menempati posisi tengah. Sedang striker asal Brasil, Danilson Gonzalves, perekrutannya menunggu ketentuan kuota pemain asing dari PSSI. Gelandang serang asal Brasil, Tiago, juga ditunggu kedatangannya Senin pekan depan. (kar,H15-40) |