| Jumat, 17 Nopember 2006 | OLAHRAGA |
Musdalub PSSI JatengSukawi Calon KuatSEMARANG- Kepastian tanggal musyawarah daerah luar biasa (Musdalub) PSSI Jateng, akhirnya ditetapkan. Ini setelah sekretaris umum ad interim Hardjoko, yang dipercaya mengatur persiapan musdalub, memastikan 10 Desember sebagai saat digelarnya acara tersebut. Menurut Hardjoko, PSSI Jateng juga sudah membentuk panitia pelaksana musdalub. Ketua panitia musdalub dijabat oleh Ketua Komisi Banding PSSI Jateng, HM Bisri Fachrurrozi. "Kami sudah memastikan bahwa 10 Desember depan sebagai hari untuk melaksanakan musdalub. Namun tempatnya belum ditentukan. Kita tungga dua- tiga hari mendatang untuk memastikannya," kata Hardjoko. Dia menyebutkan, kemungkinan tempat yang akan digunakan antara Semarang, Karanganyar, dan Solo. Semula, musdalub akan dilaksanakan 26 November. Namun diundur tanpa ada penjelasan. Musdalub digelar untuk mencari pengganti Sumaryoto yang mengundurkan diri. Hardjoko dan pengurus lainnya tidak bersedia menyebut kandidat yang siap bersaing pada musdalub nanti. Soalnya, hingga kemarin belum ada calon yang secara resmi mengajukan diri. Dari wacana yang beredar, ada beberapa kandidat ketua umum PSSI Jateng. Mereka adalah Wali Kota Semarang Sukawi Sutarip, anggota DPRD Jateng Abdul Kadir Karding, eks manajer PSIS Simon Legiman, Bupati Sragen Untung Sarono Wiyono, dan Bupati Kudus HM Tamzil. Sukawi Didukung Beberapa perserikatan juga sudah siap menyambut musdalub tersebut. Bahkan, mereka telah berani memunculkan calon untuk menggantikan Sumaryoto. Persap Purbalingga misalnya, menginginkan Sukawi Sutarip sebagai ketua umum. Wali Kota Semarang itu dinilai berhasil mengangkat prestasi PSIS dan punya jiwa kepemimpinan. Namun, yang lebih penting lagi adalah senang bola. Dengan begitu, Sukawi diharapkan bisa lebih memperhatikan prestasi sepak bola di daerah-daerah. "Calon-calon seperti Sukawi, Tamzil, Untung Wiyono, Simon Legiman, dan Karding sangat bagus. Namun, kami lebih condong jika ketua terpilih nanti orang yang berdomisili di Semarang. Itu akan mempermudah komunikasi dengan pengurus lain," terang Sekretaris Umum Persap Bambang Sukendro. "Dari calon-calon itu, kami cenderung menjagokan Sukawi." Hanya, dalam musdalub nanti Sukawi akan terganjal oleh Peraturan Umum PSSI Jateng yang isinya, calon ketua tidak boleh merangkap ketua umum di salah satu perserikatan. Padahal, saat ini Sukawi menjabat sebagai Ketua Umum PSIS. Sekretaris Umum PSIS, Prijo Anggoro BR, tidak memandang peraturan tersebut sebagai penghambat Sukawi jadi ketua umum. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Semarang itu yakin jika perserikatan-perserikatan di Jawa Tengah menghendaki, Sukawi bersedia jadi ketua umum. Tentu saja dengan konsekuensi melepas jabatannya di Laskar Mahesa Jenar. "Kalau peraturannya seperti itu, saya kira Pak Kawi (Sukawi-red) bisa mengambil keputusan bijak. Beliau akan memilih kepentingan yang lebih besar," tandasnya. (H32,H13-40) |