logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 17 Nopember 2006 NASIONAL
Line

Mengintip Persiapan Kedatangan Presiden AS

Hanya Bush yang Boleh Masuk

HARI-HARI menjelang kedatangan Presiden Amerika Serikat (AS), George W Bush, ke Istana Bogor, Jabar, terlihat makin sibuk. Kebun Raya Bogor (KRB) terus berbenah diri untuk menyambut kedatangan Presiden AS tersebut. Bahkan Kepala Balai Konservasi KRB, Ir Sudjadti Budi Susetio siap menutup akses di kebun raya tersebut bagi pengunjung pada H-3 kedatangan Presiden Bush. Sebab, pihaknya sudah melakukan pembenahan di beberapa tempat.

''Pembenahan tesebut, termasuk mengungsikan beberapa tanaman langka di KRB, seperti koleksi tanaman air, khususnya yang berdekatan dengan tempat pendaratan helikopter (helipad) Sea King dan Black Hawk yang dinaiki oleh Presiden Bush dan rombongan. Juga teratai raksasa atau victoria amazona yang berjumlah 10 tangkai,'' ujarnya.

Teratai raksasa itu termasuk jenis teratai langka di dunia, dan hanya ada di hutan Amazon. Penutupan KRB dimaksudkan hanya untuk menyukseskan kegiatan Presiden Bush di Indonesia, tanpa bermaksud mengistimewakannya.

''KRB kan letaknya dekat dengan Istana Bogor, sehingga semua aspek keamanan dan kenyamanan juga menjadi tanggung jawab kami,'' tandasnya.

Tidak hanya melakukan penertiban di KRB, petugas Tramtib Gabungan dari Pemerintah Kota Bogor pun sejak Senin lalu sudah melakukan penertiban kepada ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di sekitar Pasar Bogor dan KRB.

Operasi itu dilakukan untuk menata Kota Bogor agar lebih terlihat tertib dan indah saat menyambut kedatangan Presiden Bush. Penertiban itu dilakukan oleh Satpol PP setempat, Linmas (Perlindungan Masyarakat), Polresta Bogor dan Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan Bogor.

Pengamanan

Gubernur Jawa Barat, Danny Setiawan pun turun sendiri untuk melakukan langkah pengamanan dan memutuskan untuk berkantor di Balai Kota Bogor guna memudahkan koordinasi dalam rangka penyambutan Presiden Bush.

Tidak hanya PKL yang jadi sasaran, akses lalu lintas yang menuju ke KRB juga akan ditutup, dan trayek angkot akan dialihkan selama 10 jam. Pemerintah dan Pemda sudah melakukan pembagian lima ring keamanan.

Pengamanan ring pertama merupakan pengamanan bagian dalam Istana Bogor yang akan dilakukan oleh Paspampres Presiden Bush ditambah dengan 250 agen intelijen CIA yang disebar di lokasi Istana Bogor. Para penasihat keamanan nasional (NASA) yang berjumlah 150-an, akan turut menemani Presiden Bush, disertai dengan 200 staf departemen pemerintahan Bush, 50 ajudan Gedung Putih, lima juru masak, dan 15 tim anjing pelacak.

Ring kedua adalah pengamanan di sekitar Istana Bogor, yang akan dilakukan oleh 18 ribu personel kepolisian dari Polda Metro Jaya Jakarta, Polda Jabar, dan Polwil setempat dengan beberapa sniper atau penembak jitu yang juga sudah disebarkan di berbagai lokasi.

Ring ketiga adalah pengamanan di pintu gerbang dan pagar di sepanjang 700 meter di Istana Bogor yang akan dilakukan oleh satuan dari Kodam Jaya dan Kodam III/ Siliwangi.

Pasukan dari Kodam juga akan mengamankan kedatangan rombongan Bush yang membawa 20 mobil pengawal limosin yang akan dipakai oleh Presiden Bush sejak dari Bandara Cengkareng hingga menuju Istana Bogor. Presiden Bush akan mendarat di Bandara Cengkareng dengan menggunakan pesawat Air Force One yang dikawal oleh dua buah pesawa Boeing 747-200s dan 16 buah pesawat tipe C-5 Galaxy. (Ali Imron Hamid-64a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA