| Jumat, 17 Nopember 2006 | KEDU & DIY |
Pemborong di Kebumen Panen ProyekKEBUMEN - Para rekanan pengusaha jasa konstruksi di Kabupaten Kebumen dalam tahun ini benar-benar panen proyek. Hampir tak satu pun pengusaha yang tidak mendapatkan proyek pemerintah. Bahkan saat ini Pemkab menerima paket proyek APBN untuk penanganan pascagempa dan tsunami senilai Rp 56,2 miliar. Dana tersebut terbagi dalam kegiatan penanganan gempa Rp 42 miliar, penanganan dampak tsunami Rp 8,27 miliar, dan pengadaan perahu Rp 6 miliar, serta bantuan keuangan Rp 30 juta. Kasubag Pengendalian Bagian Administrasi Pembangunan Setda Drs Pamungkas Tunggul Wasana MSi menyatakan, saat ini proyek pascagempa tersebut tengah dalam tahap lelang, baik untuk bangunan fisik maupun pengadaan perahu. Sebelumnya, dalam tahun 2006 Dinas Kimprasda juga melelang proyek sedikitnya senilai Rp 90 miliar. Proyek fisik itu meliputi jalan, jembatan serta talud. Salah satu proyek jalan yang dikerjakan tahun ini dan menelan dana terbesar adalah ruas jalan Mertokondo-Karangsambung senilai Rp 8,8 miliar. Sepanjang 10 Kilometer Namun untuk tahun ini baru dilelangkan Rp 6,9 miliar, dan dikerjakan untuk ruas Mertokondo-Seling sepanjang sekitar 10 kilometer dengan kualitas hotmix. Adapun di dinas lain, alokasi proyek juga cukup besar. Dinas Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat setidaknya mengelola dana Rp 5,5 miliar untuk proyek pemgembangan kecamatan, dengan kegiatan penunjang sarana dan prasarana ekonomi fisik, modal usaha dan peningkatan kapasitas masyarakat. Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (Peperla) tahun 2006 mengelola Rp 2,4 miliar yang digunakan untuk pengembangan sarana dan prasaran ternak serta kegiatan pemberdayaan masyarakat pesisir. Pengusaha jasa konstruksi Eddy Soesanto mengakui, tahun ini jumlah di Kebumen cukup besar. Dia mengibaratkan, bila tahun-tahun sebelumnya para rekanan setengah tahun mengerjakan proyek, setengah tahun menganggur, tahun ini sepanjang tahun praktis menggarap proyek terus. (B3-24) |