logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 17 Nopember 2006 KEDU & DIY
Line

Penggemar Motor Diajak Tertib di Jalan

KEBUMEN-Polres Kebumen Rabu (15/11), mengundang sekitar 16 klub penggemar sepeda motor. Mereka diajak berdialog supaya lebih tertib berlalu lintas di jalan, dan bisa membantu pengamanan dalam kegiatan masyarakat.

Pertemuan di ruang PPKO Polres Kebumen itu dipimpin Wakapolres Kompol Moch Fahrurrozi Dipl QM, dan dihadiri Kabag Bina Mitra Kompol H Arief Siswadi BA. Sekitar 50 penggemar berbagai sepeda motor hadir pada pertemuan tersebut.

Wakapolres menyatakan, pihaknya memandang para penggemar sepeda motor anggota klub sebagai mitra kepolisian. Pertemuan bukan pembinaan, melainkan berdialog mencari titik temu, serta pemahaman yang sama tentang pentingnya menciptakan keamanan, ketertiban serta kelancaran lalu lintas.

Kompol Fahrurrozi mengakui, selama ini para penggemar sepeda motor sering mengadakan kegiatan. Mulai dari kegiatan safari di jalan, ulang tahun klub, atraksi motor hingga sekadar pawai meramaikan jalan.

Di sisi lain, ada pula satu dua atau beberapa anggota klub sepeda motor tidak atau kurang memiliki kesadaran berlalu lintas. Misalnya, menambah peralatan yang tidak sesuai standar spesifikasi sepeda motor, atau menambah bunyi klakson mirip suara binatang dan mengagetkan warga.

Menurut Wakapolres, polisi tidak begitu saja melarang. Namun mengimbau dan mengajak mereka dengan penuh kesadaran menaati aturan berlalu lintas.''Kami berharap para penggemar sepeda motor turut andil, misalnya dalam pengamanan kunjungan menteri atau kepala negara dan kegiatan masyarakat. Jadi, malah membantu kami,''tandas Wakapolres.

Kegiatan Positif

Pihaknya juga mendorong para penggemar sepeda motor dari berbagai jenis dan jumlahnya cukup banyak itu memiliki kegiatan yang positif. Kehadirannya dengan etika lalu lintas yang baik, dan mampu memberikan contoh kepada masyarakat dalam kamtibcarlantas, tanpa mengganggu atau membahayakan pemakai jalan lainnya.

Hadir dalam acara itu Edy Sugiarto, ketua Kebumen Vespa Club (KVC), Ismail Nur Anas yang juga penggemar motor dan mantan anggota DPRD Kebumen, serta sejumlah pelajar. Beberapa klub motor antara lain dari Honda Tua Klub, Yupiter, serta Dogoz.

I Gusti Agung Widiatama (16), siswa kelas satu SMU anggota klub Ghost Street mengaku, klub itu beranggota 47 orang. Anggota klub tersebut semuanya masih pelajar. (B3-39)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA