logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 17 Nopember 2006 KEDU & DIY
Line

FPG Setuju Terminal Non-bus Dihapus

  • Soal Sepinya Terminal

KEBUMEN- Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Kebumen menegaskan tidak ada keinginan lain dalam menanggapi persoalan terminal bus, kecuali untuk menggugah Dinas Perhubungan (Dishub) selaku satuan kerja yang berkompeten.

''Kami hanya ingin mendorong dinas sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, yakni segera melangkah untuk optimalisasi terminal,'' ujar juru bicara FPG Purwanto SH, pada sidang pleno kata akhir fraksi Kebijakan Umum APBD 2007, Kamis kemarin.

Sebelumnya, FPG dan Dishub terlibat adu polemik seputar terminal bus yang sepi. Bahkan, secara tajam FPG mengusulkan dibangun saja tembok penutup jalan ke terminal dan bangunan permanen tempat nongkrong bagi petugas penarik retribusi di depan terminal.

Sidang pleno dipimpin Ketua DPRD H Probo Indartono SE, dihadiri Wakil Ketua DPRD H Suprapto, Drs H Mahrur Adam Maulana MPdI, dan Bupati Dra Hj Rustriningsih MSi. Di akhir sidang, ditandatangani nota Kebijakan Umum APBD oleh pimpinan DPRD dan Bupati.

Menurut Purwanto, diperlukan keberanian, dukungan, dan kerja sama semua pihak guna mengoptimalisasi terminal. Tidak mungkin Dishub sendirian melakukan upaya tersebut.

FPG menyetujui penghapusan terminal non-bus yang berada di dalam kota, serta diperlukan penataan transportasi lokal, studi manajemen terminal, dan studi manajemen transportasi serta memahami prinsip ''ada gula ada semut'', seperti dikemukakan Kepala Dishub Drs Slamet Budiono MM.

Usulan Konkret

Purwanto mengatakan, argumentasi Dishub semestinya jangan sekadar wacana. Hendaknya Dinas segera menyusun program kegiatan dan melakukan berbagai studi yang diperlukan, termasuk melibatkan Dinas Kimprasda, paguyuban awak angkutan, tokoh masyarakat serta LSM.

Terkait pengadaan fasilitas dan infrastruktur, FPG juga meminta segera diajukan. ''Asalkan yang disampaikan secara proporsional dan sasarannya jelas, kami yakin Tim Anggaran Eksekutif ataupun Panitia Anggaran DPRD akan mengakomodasi,'' tandas Purwanto.

Pihaknya meminta Asisten II Sekda segera membantu melakukan koordinasi lintas dinas dan instansi. Dishub perlu segera melakukan langkah efektif, nyata, dan komprehensif terkait optimalisasi terminal.

Senada dengan itu, Fraksi PDI-P lewat juru bicara Arembono meminta Dishub melakukan penataan ulang terhadap rute angkutan umum di Kota Kebumen. Pihaknya juga melihat ada beberapa jalan di dalam kota yang semrawut karena angkutan umum. (B3-39s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA