logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 17 Nopember 2006 KEDU & DIY
Line

Lomba Cipta Busana Jogja Fashion Week

YOGYAKARTA - Dunia model di Yogyakarta dan sekitarnya, akhir-akhir ini mengalami kemajuan yang relatif pesat. Para desiner dan model sebagai pendukung utama tetap bersemangat untuk terus berkarya dengan berbagai kiat dan terobosan serta inovasi sesuai dengan perkembangan mode di dunia.

''Berkarya dan terus berkarya memang merupakan darah insan mode yang tidak akan pernah berhenti mengalir. Melalui karya itulah, mereka akan mampu secara terus-menerus menggali kreativitas dan keahliannya,'' ungkap Soeharno PA, ketua panitia lomba cipta busana Jogja Fashion Week kepada Suara Merdeka, Kamis (16/11).

Menurutnya, para insan mode di Yogyakarta dan sekitarnya, bahkan yang ada di luar Yogyakarta pun, bisa mengikutinya. Lomba ini bertujuan untuk mencari bibit-bibit unggul yang andal, berkualitas, dan profesional. Dengan persyaratan seperti ini, seorang desainer akan mampu meningkatkan citra karyanya.

Koordinator lomba Dra Mirsawati MSi mengemukakan, melalui event ini diharapkan menjadi kesempatan emas bagi para desainer muda untuk menunjukkan inovasi dan kreativitasnya dalam menuangkan ide membuat desain-desain baru berdaya pakai dan jual yang tinggi.

Menurut Mirsawati, Jogja Fashion Week akan digelar pada 30 November hingga 3 Desember.

Sementara itu, lomba cipta busana akan diselenggarakan pada 2 Desember di Atrium Abarrukmo Plaza Yogyakarta.

Lebih lanjut Mirsawati yang juga Bos PT Retjo Buntung mengemukakan, lomba cipta busana juga bertujuan mencari bibit-bibit baru sosok desainer yang andal dan potensial.

Selain itu, merupakan ajang untuk menggali potensi Yogyakarta sebagai salah satu kota mode di Indonesia.

Gratis

Syarat-syarat lomba: desain harus orisinal atau rancangan sendiri, membuat desain satu gaun busana malam wanita dalam bentuk sketsa dan direalisasikan dalam karya nyata untuk dilombakan, bahan bebas asal produksi dalam negeri, hasil karya dan sketsa diserahkan kepada panitia paling lambat 30 November di LPK PAPMI DIY Jalan KH Achmad Dahlan 73 Yogyakarta (0274) 373731.

Lomba tersebut terbuka untuk umum baik pria maupun wanita dari segala golongan. Tema rancangan bebas dengan nuansa Yogyakarta.

Desain berupa sketsa dibuat di atas kertas putih ukuran 30 x 40 cm. ''Lomba gratis. Kriteria penilaian meliputi kreativitas rancangan, pemilihan bahan, warna, tekstur, teknis jahitan daya tarik saat digantung dan diperagakan,'' papar Mirsawati. (sgt-39j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA