logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 17 Nopember 2006 KEDU & DIY
Line

Ormas Islam Tolak Kedatangan Bush

YOGYAKARTA- Penolakan kedatangan Presiden AS, George W Bush terus bergulir. Puluhan aktivis ormas Islam dari Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI) berdialog dengan DPRD DIY menyampaikan tuntutan agar Pemerintah RI menolak pemimpin negara tersebut.

Selain menyatakan penolakan, ormas-ormas itu juga mengajak anggota DPRD mengikuti aksi besar umat Islam menolak George W Bush di perempatan Kantor Pos Besar, Jumat (17/11) ini. Ketua FUI, Ahmad Mursyidi menegaskan umat seluruh DIY secara tegas menolak kedatangan Presiden AS.

''Kami akan turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi. Kami mengundang masyarakat Yogyakarta untuk mengikuti aksi di perempatan Kantor Pos Besar,'' tandasnya, ketika berdialog dengan Wakil Ketua DPRD DIY, Agus Sulistyono dan Wajdi Rahman dari PKS.

Seperti diberitakan beberapa waktu terakhir ini, rencana kedatangan Presiden AS menyulut aksi di berbagai daerah.

Mereka menolak kunjungan pimpinan negara yang telah melakukan tindakan pelanggaran HAM di sejumlah negara, antara lain Irak.

Selama dialog berlangsung, aktivis ormas membagi-bagikan poster berisi gambar Bush dan monyet. Salah satunya bertuliskan ''Negara ini bukan kandang, monyet dilarang masuk''.

Poster itu juga dibagikan kepada masyarakat agar bisa mengikuti aksi hari ini.

''DPRD juga sudah menyatakan sikap menolak George W Bush. Kami telah menyampaikan ke Pemerintah Pusat dan pernyataan FUI ini juga kami kirim kepada Presiden SBY, semoga bisa langsung ke mejanya,'' papar Agus.(D19-39s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA