LONDON - Kepala intelijen Inggris mengatakan, kalangan ekstremis
merencanakan sedikitnya 30 serangan teroris di negara itu. Ancaman aksi
terorisme itu meliputi penggunaan bom kimia dan nuklir. Eliza Manningham-Buller,
kepala badan intelijen MI5, mengatakan banyak pemuda muslim Inggris telah
dilatih untuk menjadi pelaku bom bunuh diri. Agen-agen rahasia MI5 telah
mengintai sekitar 1.600 tersangka militan. Sebagian besar tersangka memiliki
hubungan dengan Al-Qaedah di Pakistan.