| Sabtu, 11 Nopember 2006 | OLAHRAGA |
300 Pembalap Adu Stamina dalam Jelajah MerapiSLEMAN - Ratusan pembalap sepeda dari berbagai negara, selama dua hari ini (Sabtu-Minggu) akan mengikuti Kejuaraan Balap Sepeda Jelajah Merapi 2006. Kejuaraan balap sepeda mengitari lereng Merapi itu dipastikan seru karena selain diikuti pembalap nasional, juga diikuti pembalap luar negeri yang mencoba menaklukkan ganas dan terjalnya lereng Merapi. Lomba penuh tantangan ini baru kali pertama digelar di Yogyakarta. Menurut rencana, peserta lomba akan dilepas Ibnu Subiyanto, Bupati Sleman, dari kompleks Pemkab Sleman. Balap akan diikuti lebih dari 300 pembalap, menempuh jarak 169 kilometer mulai dari Beran mengelilingi ganasnya lereng Merapi. Menurut ketua panitia, Djoko Sasongko, pembalap luar negeri yang dipastikan mengikuti kejuaraan ini berasal dari Malaysia dan Thailand. Lima pembalap Malaysia sejak Kamis (9/11) lalu sudah tiba di Yogyakarta dan sudah menjajaki rute yang bakal dilalui. ''Kami masih menunggu pembalap Thailand. Menurut jadwal, mereka datang Jumat malam ini (semalam-red),'' kata Djoko Sasongko, kemarin. Para pembalap dari luar negeri ini, nantinya bakal bertarung dengan pembalap-pembalap nasional seperti Muhammad Taufik, Adi Wibowo, Wawan Setyobudi, Iwan Setiawan, Imam Suparman, Herry Fitriyanto, dan Budi Poligon. Para pembalap tersebut, kemarin sudah mencoba rute yang bakal dilalui. Jateng Kirim Empat Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Jawa Barat, secara khusus bahkan meminta izin kepada panitia penyelenggara untuk ikut serta, sekaligus untuk menyeleksi para pembalapnya yang nanti bakal diterjunkan ke PON 2008. Wajar apabila Jawa Barat merupakan tim yang paling banyak menurunkan pembalapnya. Selain dari Jawa Barat, pembalap dari luar Jawa yang dipastikan ikut antara lain dari Papua, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Barat, NTB dan Bali. Sementara semua provinsi di Pulau Jawa turut ambil bagian dalam kejuaraan ini, termasuk lima pembalap dari Jawa Tengah yang dipersiapkan pada PON mendatang. Rute yang akan dilalui para pembalap lumayan berat. Selain melewati tanjakan panjang dan terjal, medannya juga berliku-liku. Bila tidak hati-hati, bisa jadi pembalap yang kurang pengalaman kehabisan tenaga sebelum masuk finish. Duo pelatih tim PON Jateng, Agus Sedyanto dan Herry Sudibyo, setelah mendampingi anak buahnya mencoba rute yang bakal lalui mengatakan, medan lombanya berat, karena menempuh tanjakan sekitar 20 kilometer. ''Mulai dari start kita sudah dihadapkan pada jalan naik yang panjang dan terjal,'' kata Agus Sedyanto. (sgt-40) |