logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 11 Nopember 2006 SEMARANG
Line

Lantaran SMS Sayang-sayangan Itu...

  • Dua Remaja Berkelahi

"Yank Q minta maaf bgt (Sayang aku minta maaf banget), g tw kl yyg SMS (Nggak tahu kalau yayang SMS). Q tadi da d ul-tah tmnq (Aku tadi ada di ulang tahun temanku). Eh td Q dtnge ma tmnq cew ik? (Eh tadi aku datangnya bersama temanku cewek). Yyg g marah to? (Sayang tidak marah to?). Yyg mw to maafke q. (Sayang mau maafkan aku)".

ITULAH kalimat SMS yang membuat marah Dewa (20) warga Tandang, Kecamatan Tembalang kepada Rahmad Setyawan (17) siswa kelas II, sebuah SMK di Jl Tawang. SMS itu dia baca dari ponsel seorang gadis, Bunga Line Listiyani (16) yang merupakan gadis pujaan hatinya. Dewa pun mencari-cari si pengirim SMS "mesra" yang dia anggap melangkahi kehormatannya.

Belakangan diketahui si pengirim SMS itu adalah Rahmad Setyawan kakak kelas Bunga. Pada Rabu (8/11) pukul 13.00, Dewa memergoki gadis pujaan hatinya itu sedang berjalan bareng di sekitar taman Kota Lama di Jl Letjen Suprapto. Dewa yang kala itu sedang berboncengan dengan seorang teman, langsung menghampiri keduanya.

"Dia saya dorong dan saya pegang kerah bajunya. Saya tanya dia, apakah namanya Rahmad. Dia jawab iya. Lalu dia saya dorong, tetapi dia melawan," tutur dia.

Singkat kata, perkelahian pun terjadi di tepi jalan. Dewa pun sempat mengatakan kalau Bunga adalah pacarnya. Karena itu, dia meminta Rahmad tidak mengganggu hubungannya. Rahmad tak mau kalah. Dia beralibi tidak ada hubungan mesra dengan Bunga.

Selama ini, hubungannya sebatas teman biasa. Kata-kata "sayang" dalam setiap mengirim SMS itu sudah biasa digunakan di lingkungan sekolah.

"Dia (Bunga-Red) bukan pacar saya, kok saya mau dipukuli. Kalau saya didorong seperti itu, terpaksa saya membela diri. Ini tangan saya sampai berdarah terkena helmnya (milik Dewa-Red)," tutur dia.

Dilerai Polisi

Akhirnya perkelahian sengit itu dilerai oleh sejumlah petugas Polsek Semarang Utara yang berpatroli. Ketiga remaja itu kemudian diamankan di Polsek. Kedua orang tua mereka lalu dipanggil polisi. Bunga sendiri mengaku, setahun lalu pernah menaruh hati kepada Dewa. Sebab, Dewa adalah teman kakaknya. Namun kini dia tidak lagi mencintai Dewa. Sayang, dia tidak menjelaskan apa yang menyebabkan cintanya kepada Dewa luntur. Hubungannya dengan Rahmad pun sebatas teman biasa.

Peristiwa itu menjadi pelajaran bagi siapa saja yang suka kirim SMS dengan kalimat mesra. Bila tidak hati-hati, hubungan cinta pun menjadi kacau, seperti dalam dua bait lagu dengan judul "SMS Cinta": Bang SMS siapa ini Bang /Bang pesannya pakai sayang-sayangan. (Karyadi-56m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA