| Sabtu, 11 Nopember 2006 | KEDU & DIY |
tidar kelilingPenahbisan Pendeta Baru GKJ PlengkungMAGELANG-Kristian Yudhi Nugroho SSi dan Gledis Debora Angelita SSi, Kamis lalu (9/11), ditahbiskan menjadi Pendeta Gereja Kristen Jawa ( GKJ) Plengkung Magelang. Penahbisan dilakukan Pendeta Christian Sutopo (Pendeta Pelayan Khusus Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta). Selain itu, keduanya juga diberkati para pendeta se-Klassis Magelang. Dengan penambahan itu, GKJ Plengkung yang berdiri 1970 itu memiliki empat penggembala umat. Sebelumnya gereja di Jalan Kapten Tendean 4 itu dipimpin Pendeta Samana Hardjosoewito (emiretus/pensiunan) dan Pendeta Pranowohadi STh Miss. Sesudah penahbisan, kedua pendeta baru itu menyampaikan khotbah sulung (perdana) dengan tema ''Dipanggil dan Diutus untuk Menggarami dan Menerangi''. (P60-66) Pemugaran Rumah Kurang Layak Huni MAGELANG-Seratus empat puluh kepala keluarga yang tinggal di 14 kelurahan mendapat bantuan pemugaran rumah dari Pemkot. Sebab, selama ini mereka menempati rumah kurang layak huni. Penyerahan dilakukan Wali Kota H Fahriyanto di Kantor Bappeda, Kamis kemarin. Setiap keluarga menerima Rp 2.500.000, dengan perincian Rp 2.000.000 untuk pemugaran serta Rp 500.000 ongkos tenaga. ''Kegiatan ini wujud perhatian pemerintah dan diharapkan bisa tepat sasaran, tepat guna, dan tepat waktu. Pemugaran harus selesai sebelum akhir tahun,'' ujarnya. (P60-66) Upacara Hari Pahlawan TEMANGGUNG- Di alun-alun kemarin diadakan upacara bendera untuk memperingati Hari Pahlawan Ke-61 dan Hari Jadi Ke-172 Kabupaten Temanggung. Dalam upacara yang diikuti oleh Muspida, DPRD, Korpri, Satpol PP, Polri, Kodim, pelajar/mahasiswa, ormas, serta orsospol itu, Wakil Bupati (Wabup) Irfan bertindak sebagai inspektur. Dalam sambutannya, Wabup mengajak kita untuk bisa menjabarkan secara optimal tema Hari Pahlawan, ''Dengan Jiwa dan Semangat Kepahlawanan Kita Perkukuh NKRI''. Juga menjabarkan tema Hari Jadi Temanggung, ''Dengan Hari Jadi Kita Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan untuk Mewujudkan Temanggung yang Bersenyum Kembali''. ''Sehingga Temanggung dapat maju, mandiri, sejahtera, dengan suasana kehidupan yang tenteram, sejuk, nyaman, dilandisi nilai-nilai keagamaan,'' ujarnya. Setelah upacara, Wabup bersama Muspida menabur bunga di Taman Makam Pahlawan Prayuda dan Bambu Runcing Temanggung. Sebelumnya, pada Kamis (9/10) Wabup dan Ketua DPRD dengan disaksikan Muspida mengganti songsong (payung) makam Bupati pertama Temanggung Djojonegoro di belakang Masjid Besar Darussalam.(H24-66) |