| Senin, 30 Oktober 2006 | NASIONAL |
''Aa Gym'' Segarkan Halalbihalal Keluarga Besar Suara Merdeka
SAAT terdengar uluk salam dari peranti sound system, ''Assalamu 'alaikum ...'', sontak semua orang yang hadir di areal parkir Suara Merdeka Jalan Pandanaran 30, semalam, me-neleng-kan kepala. Agaknya, mereka tak asing dengan warna suara itu, juga dengan intonasi bicaranya yang berlogat Sunda kental. Selintas kilas, suara itu mirip benar dengan suara KH Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym. Dengarlah, semakin banyak kalimat yang terucap, semakin terasa citra dai kondang itu. Terlebih, ketika sosok dengan baju koko dan sorban putih yang khas itu hadir di atas panggung. ''Aduh, Aa harus ngomong apa ini. Katanya, ngomong di hadapan wartawan itu harus hati-hati. Betul tidak?'' Nah lo, dengan ungkapan ''betul tidak'' itu, semakin jelas bahwa dialah Aa Gym. Hadirin terlihat terkesima dengan pemilik suara itu. Termasuk Pemimpin Umum Suara Merdeka Ir Budi Santoso, Direktur Kukrit SW, Pemimpin Redaksi Sasongko Tedjo, serta para karyawan yang hadir. Apakah Aa Gym hadir untuk memberikan taushiyah pada acara halalbihalal keluarga besar Suara Merdeka? Tentu saja tidak. Coba perhatikan baik-baik, dia cumalah epigon pemimpin Manajemen Qalbu (MQ). Sosok yang tengah berbicara itu tampak lebih tinggi dan kurus dibandingkan dengan Aa Gym. Meskipun demikian, dalam hal suara dan gestur tubuh, siapa yang memungkiri kemiripan dia dengan si Aa. ''Kalau ngomongnya salah, jangan-jangan nanti dibilangin pada Aa yang benar,'' selorohnya yang kontan disambut dengan ketawa. ''Aa Gym'' itu dipanggil untuk menyegarkan halalbihalal keluarga besar Suara Merdeka. Sebelumnya, tampil pula memukau hadirin, kuartet dai cilik yang menasbihkan diri dengan nama Ilham Bersaudara. Kakak beradik Ilham, Taufiq, Safira, dan Kintan mempertontonkan keterampilan berdakwah dengan kualitas pengucapan bahasa Arab yang fasih. Memantik Tawa Dia adalah Heriyanto (25) yang kebetulan datang dari Bandung, sama dengan Aa Gym. Beberapa waktu belakangan, namanya melejit sebagai duplikat pemimpin Gema Nusa, setelah tampil memerankan Aa Gym pada komedi musikal Jakabaret di layar SCTV. Selama Ramadan, pria yang akrab dipanggil dengan nama Argo itu semakin lekat dengan sosok AA Gym lantaran tampil dengan peran itu pada program ''Sana Sini Sahur'' yang tayang setiap hari di stasiun televisi yang sama. Laiknya Aa Gym betulan, Aa Jimmy -demikian panggilan Argo ketika berperan sebagai ustad- pun menebarkan taushiyah. ''Dalam Idul Fitri, tak ada kemenangan yang lebih utama dibandingkan dengan saling menebar maaf di antara sesama. Yang penting dalam Lebaran bukan cuma baju baru, melainkan hati yang baru. Betul tidak?'' Lagi-lagi, ungkapan ''betul tidak'' itu memantik tawa. Memang, Aa Jimmy masihlah komedian. Dia mengaku tidak berpretensi untuk menjadi pendakwah betulan. ''Kalaupun isinya pas, ya silakan diambil baiknya. Tapi, kalau mau ceramah yang betul-betul berisi, ya panggil saja Aa Gym yang asli.'' (Achiar M Permana-41j) | ||||