| Senin, 23 Oktober 2006 | NASIONAL |
SOSOKLebaran di Thailand
SEMENTARA sebagian besar orang melewatkan Lebaran di kampung halaman atau berkumpul dengan keluarga tercinta, tidak demikian dengan Helmy Yahya. Di tengah prahara rumah tangga karena tuntutan cerai istrinya, Herfansi, dia malah berencana mengajak istrinya itu untuk melewatkan Lebaran di Thailand. Apakah dengan mengajak istri dan anak-anaknya untuk melewatkan Lebaran di Negeri Gajah Putih itu bisa mengurungkan niat sang istri yang menggugat cerai? ''Ah, jangan diartikan macam-macam. Ini hanya acara kumpul-kumpul biasa. Namanya juga ikhtiar, siapa tahu kami berdua dan keluarga diberi jalan terbaik dengan berlebaran bareng di negeri orang,'' tutur dia di Wien Cafe, Jakarta, kemarin. Kemunculan adik kandung Tantowi Yahya di hadapan wartawan itu untuk kali pertama, setelah gugatan cerai istrinya di Pengadilan Agama Bekasi memasuki sidang kedua. Dengan tenang, raja kuis itu berdiplomasi perihal mengapa selama ini selalu menghindar dari pekerja infotainment yang nyaris 24 jam menyanggongi rumahnya. ''Bayangkan jika rumah Anda dikepung para pekerja infotainment. Saking banyaknya, mungkin hanya Tuhan yang tahu jumlah mereka,'' ujar dia berkelakar. Dengan tidak bermaksud menyinggung perasaan para pekerja infotainment yang memang sangat banyak itu, Helmy sekaligus memohonkan maaf jika selama ini selalu menghindari mereka. ''Buat saya, seribu kawan kurang banyak, satu musuh terlalu banyak. Jadi saya hanya memohon, ini kali terakhir berbicara tentang keluarga saya,'' pinta dia. Setelah berlebaran di Thailand, menurut Helmy, mereka sekeluarga akan melanjutkan liburan ke Paris, Prancis. ''Kebetulan salah satu program Triwarsana memenangi Panasonic Award dengan hadiah, keliling Eropa,'' imbuh dia yang berencana berangkat ke Thailand 22 Oktober ini. (Benny Benke-48m) | ||||