logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 23 Oktober 2006 KEDU & DIY
Line

Dangdut Jadi Andalan Taman Kartini

TEMANGGUNG- Dalam menghadapi Lebaran dan Syawalan tahun ini, objek wisata Taman Kartini masih mengandalkan pertunjukan musik dangdut dan berbagai permainan anak untuk menarik pengunjung. Keterbatasan fasilitas menjadikan perkembangan satu-satunya taman wisata di Kota Temanggung itu kurang optimal.

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, untuk menarik animo pengunjung, objek wisata Taman Kartini akan menampilkan musik dangdut/campursari, berbagai permainan anak-anak, serta menyediakan fasilitas taman dan kolam renang," kata Kabid Objek dan Daya Tarik Wisata Dinas Perhubungan dan Pariwisata (Dishubpar) Kabupaten Temanggung Woro Andiyani, di kantornya, baru-baru ini.

Pertunjukan musik itu diperkirakan masih mampu menarik pengunjung yang rata-rata berasal dari daerah Temanggung serta Parakan dan sekitarnya.

"Pada Lebaran tahun lalu, jumlah pengunjungnya menurun. Itu mungkin karena keadaan ekonomi, yakni kenaikan BBM dan harga jual tembakau yang rendah. Kini dengan membaiknya harga tembakau barangkali pengunjung akan meningkat," ungkapnya.

Bekerja Sama

Dia mengatakan, Dishubpar mengelola objek wisata Taman Kartini untuk Lebaran dan Syawalan melalui kerja sama dengan event organizer. Dengan demikian, yang menentukan berbagai suguhan yang ditampilkan adalah event organizer.

"Untuk Lebaran tahun lalu, pemasukan PAD dari keseluruhan kegiatan wisata di Taman Kartini Rp 25 juta," ungkapnya.

Dia menuturkan, Taman Kartini memang masih menjadi satu-satunya tempat wisata di Temanggung yang dalam Lebaran/Syawalan menampilkan sejumlah hiburan. Namun dia mengakui, tempat wisata itu belum dikembangkan secara optimal. Sebab, fasilitasnya masih terbatas.

"Fasilitas permainan anak-anak masih perlu dilengkapi, sedangkan sejumlah lokal bangunan dan lahan yang masih kosong juga perlu dikembangkan," tuturnya.

Dia menambahkan, melalui dana hibah Rp 100 juta yang diterima dari Bank Jateng belum lama ini, pihaknya telah mulai melakukan pengembangan lokal bangunan dan melengkapi fasilitas permainan anak di tempat itu. Jadi, setelah semuanya dapat terealisasi pada pertengahan November, diharapkan akan lebih banyak pengunjungnya.(H24-66)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA