logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 23 Oktober 2006 KEDU & DIY
Line

Petani Merbabu Membuat Taman Stroberi

BOROBUDUR ñ Petani di lereng Merbabu, Kabupaten Magelang, tak hanya membudidayakan tanaman stroberi untuk konsumsi, tetapi mulai melirik ladang itu untuk agrowisata.

Jika gagasan itu bakal jadi, tak usah jauh pergi sampai Bandung untuk melihat taman stroberi. Cukup ke ladang petani di lereng Merbabu, Kecamatan Ngablak.

Ketua Pelaksana Paguyuban Petani Merbabu Surame Hadi Sutikno mengatakan, petani akan mendapat banyak keuntungan. Selain dari buah stroberi yang mahal, juga akan dapat keuntungan dari kunjungan para wisatawan. "Sekarang kami berhasil mengembangkan sekitar 30.000 pohon stroberi, dengan hasil minimal 20kg/hari. Ke depan kami mulai menyiapkan untuk ladang stroberi yang bisa dikunjungi para wisatawan,"katanya.

Menurutnya, harga stroberi Rp 25.000/kilogram, wisatawan bisa membeli langsung dengan memetik sendiri. Juga bisa melihat keindahan taman stroberi dengan udara yang sejuk.

Sayuran dan Tomat

Sekarang yang bisa dikembangkan, agrowisata tanaman sayuran dan tomat. Menurutnya, beberapa bulan terakhir ini sudah ada beberapa wisatawan yang datang ke ladang sayuran.

Secara terpisah, Kepala Bidang Usaha Tani Dinas Pertanian Ir Soekam mengatakan, pertanian stroberi saat ini mulai meluas di sekitar lereng Gunung Merbabu, Merapi, dan Sumbing. Namun yang paling luas lahannya milik petani di lereng Merbabu.

Budi daya stroberi diperkenalkan pada tahun 2003, setelah para petani setempat berstudi banding ke pertanian stroberi di Bandung. Hasil dari studi itu diterapkan para petani di sini.

"Akhirnya pertanian stroberi terus berkembang sampai sekarang. Kebanyakan para petani mulai menggunakan pot untuk menanam stroberi, karena dapat menghemat lahan pertanian. Selain itu, juga akan dikembangkan untuk agrowisata,"katanya.

Syarat utama tanaman stroberi, harus ditanam di dataran tinggi dengan cuaca dingin. Minimal sekitar 1.000-1.300 meter di atas permukaan laut.

Secara teknis, kata Soekam, biasanya terkendala udara lembab. Jika demikian, dapat merangsang pertumbuhan jamur pada tanaman stroberi. "Untuk menanggulanginya para petani mulai menggunakan green house, meskipun hanya dari plastik. Tapi ini cukup efektif untuk menghalau hujan dan menjaga kelembaban. Dengan demikian, tanaman stroberi dapat terjaga kelembabannya,"ujarnya.(H33-66)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA