logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 23 Oktober 2006 KEDU & DIY
Line

Muhammadiyah Shalat Id di Alun-alun

KEBUMEN - Keluarga Besar Muhammadiyah Kebumen dipastikan Senin pagi ini menggelar shalat Idul Fitri di alun-alun. Imam dan khatib adalah Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) KH Mudlofir BA.

Aktivis Muhammadiyah yang juga Litbang PCM Drs AM Djumali kemarin mengungkapkan, shalat id dijadwalkan tepat pukul 06.30. Undangan telah disebar kepada semua siswa, guru, dan kalangan warga Muhammadiyah se-Kebumen.

Pihaknya juga menyiapkan dua skenario. Bila pemerintah menetapkan Idul Fitri jatuh Senin itu juga maka imam dan khatib diserahkan kepada PHBI.

''Dan, kami berharap demikian,'' ujar guru SMPN2 Gombong itu.

Djumali mengemukakan, warga tidak melakukan takbir keliling pada Minggu malam.

Sebab, sesuai dengan tuntunan takbir Idul Fitri hanya dilakukan saat perjalanan menuju ke tempat shalat.

Karena itu, warga Muhammadiyah sama sekali tak mengadakan pawai keliling dengan takbiran.

Digenapkan

Sekretaris MUI Drs M Dawamudin Masdar MAg mengungkapkan, seharusnya pemerintah mengambil sikap terkait dengan penentuan hari raya.

Pendapat berbeda dikemukakan ustad Ir Djoenedi Fatchurahman MSi. Dalam khotbah di Masjid Al Muhajirin, Jumat lalu lalu, dia meminta umat Islam lebih dewasa dengan menghargai perbedaan pendapat.

''Dengan lain umat saja kita bisa hidup toleran tetapi kadang kita kurang bisa toleran dengan sesama umat Islam. Jika Idul Fitri berbeda, perlu kita sikapi secara wajar.'' (B3-39j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA