logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 23 Oktober 2006 EKONOMI
Line

Kwartal III 2006 Laba Bank Danamon Naik 16%

JAKARTA-PT Bank Danamon Indonesia Tbk meraih laba bersih konsolidasi setelah pajak untuk kuartal ketiga tahun 2006 senilai Rp 356 miliar, naik 16 persen dibanding kuartal kedua 2006 yang mencapai Rp 307 miliar.

Demikian diungkapkan Sebastian Paredes, Presiden Direktur PT Bank Danamon di Jakarta, pekan lalu. Menurut dia, kenaikan laba bersih itu didukung oleh pertumbuhan kredit dan pendanaan yang berkelanjutan dalam sembilan bulan tahun ini.

Dijelaskan, kredit perseroan meningkat 6 persen menjadi Rp 63,561 miliar yang didorong segmen-segmen kredit mikro dan kredit korporasi, sedangkan pendanaan naik 4 persen menjadi Rp 63,561 miliar ditengah persaingan pasar yang ketat. Pertumbuhan kredit perseroan perkuartal cukup solid dan berkelanjutan di segmen-segmen ini sejak awal tahun.

"Bank Danamon tahun ini menargetkan pertumbuhan kredit sebesar Rp 4,5 triliun, dimana sekitar Rp 4,2 triliun diraih oleh kredit Danamon Simpan Pinjam, Rp 500 miliar ke konsumer, Rp 1 triliun Usaha Kecil

dan Menengah (UKM) dan Komersil, sedangkan sisanya ke korporasi. Sehingga kami optimis pertumbuhan kredit perbankan pada kuartal keempat akan terus meningkat, menyusul membaiknya pertumbuhan ekonomi Indonesia," paparnya.

Dilihat dari kuartalan, lanjut dia, pertumbuhan kredit kuartal kedua mencapai empat persen, kuartal ketiga naik menjadi 6 persen dan pada kuartal empat optimis akan naik sebesar 12 persen.

Hal ini didukung oleh kredit simpan pinjam perseroan yang terus meningkat dan ditopang oleh anak perusahaan Aldira Finance yang bergerak di sektor industri sepeda motor.

Ditanya mengenai laba bersih tahun ini dibanding tahun lalu turun, Paredes mengatakan hal ini disebabkan perseroan sudah tidak mendapatkan keuntungan dari laba non treasury dimana pada tahun lalu perseroan memperoleh sebesar Rp 18 triliun.

" Karena itu laba bersih sembilan bulan tahun 2005 mengalami penurunan sebesar 52 persen. Faktor lain, kemampuan nasabah mencari kredit baru berkurang. Ia memberi contoh perusahaan Taxi akibat kenaikan BBM mengakibatkan operasional perseroan agak tersendat,"jelasnya.

Mengenai pendapatan bunga bersih, Direktur Bank Danamon Vera Eve Lim mengatakan naik sebesar 6 pesen menjadi Rp 1.475 miliar dalam sembilan bulan tahun ini dari Rp 1.393 miliar kuartal ketiga tahun lalu.

Trend positif itu diperkirakan masih berlanjut pada kuartal keempat tahun ini, ucapnya.

Pendapatan bunga juga naik sebesar 38 persen menjadi Rp 7.995 miliar dari Rp 5.792 miliar periode sama tahun lalu. Margin bunga bersih meningkat menjadi 9,4 persen dalam kuartal ketiga tahun lalu dibanding dengan kuartal sebelumnya 9,2 persen.

LDR (loan to deposite ratio) pada akhir kuartal ketiga 2006 mencapai 78 persen, sementara loan to total funding ratio sebesar 64 persen, demikian Eve Lim. (bn-59)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA