| Senin, 23 Oktober 2006 | EKONOMI |
Danareksa Kelola Reksadana Rp 2,3 TriliunJAKARTA-PT Danareksa Investment Management menargetkan dana kelolaan reksadana sampai akhir 2006 mencapai Rp 2,3 triliun. Untuk 2007, perseroan menargetkan pertumbuhan 74 atau sekitar Rp 4 triliun. Demikian dikemukakan Direktur Eksekutif Danareksa Muhammad Hanif Hanif di Jakarta kemarin. "Di akhir tahun 2006, kami menargetkan akhir tahun bisa mencapai Rp 2,3 triliun. Sedangkan akhir tahun depan ditargetkan mencapai Rp 4 triliun, itu target konservatif," katanya. Peningkatan jumlah dana kelolaan reksadana karena membaiknya kondisi makroekonomi dan penurunan suku bunga yang menjadi faktor pendorong pertumbuhan kembali industri reksadana Indonesia. Dana kelolaan reksa dana Danareksa saat ini sekitar Rp 2,1 triliun. Di awal tahun, baru Rp 1,3 triliun meski sempat turun ke Rp 1,1 triliun. Demi mengejar target kelolaan Rp 4 triliun pada 2007, lanjut dia, Danareksa membutuhkan tambahan sekitar Rp 2,5 triliun. Sebab, tahun depan reksadana terproteksi milik Danareksa yang nilainya Rp 800 miliar akan jatuh tempo. Mengenai tren reksadana tahun depan, Hanif mengatakan dengan kondisi suku bunga satu digit, reksadana pendapatan tetap masih akan kembali diminati. Terutama untuk reksadana pendapatan tetap yang memiliki portofolio surat utang. Untuk reksadana saham, meski masih akan ada pertumbuhan tapi tidak akan sepesat saat ini. Meski kondisi industri reksadana diprediksi akan lebih baik di tahun depan, Hanif mengingatkan pasar tetap berhati-hati agar kasus redemption (penarikan dana besar-besaran) seperti di awal September 2005 tidak terjadi lagi. Pasalnya, kata dia, pelaku pasar sudah mulai belajar, agar jangan timbul buble seperti tahun lalu. Mengenai kinerja perseroan, sampai semester I 2006, laba bersih Danareksa mencapai Rp 21,27 miliar. Itu peningkatan signifikan dari periode yang sama tahun sebelumnya. Tahun lalu, Danareksa merugi Rp 198,2 miliar.(bn-59) |