logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 21 Oktober 2006 NASIONAL
Line

Media Diminta Akurat soal Mudik

SEMARANG -Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah mendesak semua pengelola siaran televisi dan radio siaran swasta niaga (RSSN) untuk menyiarkan arus mudik dan balik secara cermat dan akurat.

Wakil Ketua KPID, Drs Amirudin MA menyoroti, ada sejumlah pengelola RSSN dan televisi yang memberitakan tentang info mudik secara bombastis, sehingga mengakibatkan pemudik waswas dan terpengaruh secara psikologis.

"Informasi mengenai angkutan Lebaran sangat bermanfaat bagi pemudik, terutama dalam melihat dan mendengarkan secara langsung arus lalu-lintas. Maka, RSSN dan televisi hendaknya berhati-hati dalam pemberitaan, agar masyarakat merasakan kenyamanan dan keamanan," kata dosen FISIP Undip itu, Jumat (20/10), tanpa mau memerinci media yang dimaksud.

Pengelola siaran televisi dan RSSN diharapkan memperhatikan aspek etika penyiaran. Hal itu penting agar tidak terjadi eksploitasi berita seputar arus mudik. Misalnya, jelas dia, mewawancarai pemudik yang masih kecapaian dan diambil gambarnya secara close up.

Aspek penting lainnya yang harus diperhatikan adalah aturan-aturan baku dalam penyiaran. Yaitu prinsip etika jurnalistik dan kesesuaian dengan prinsip perundang-undangan. Dengan demikian, info mudik akan dinikmati oleh masyarakat dan benar-benar informatif.

Pihaknya juga mengimbau, penyiaran berita arus mudik hendaknya disajikan dalam kerangka memberikan informasi kemudahan di jalan, sehingga pemudik tidak perlu bertanya. Hanya dengan melihat atau mendengar siaran, mereka sudah paham dengan kondisi jalan.(H7,G17-60a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA